Titis Mustikowati Danasari, - (2022) ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI CULTURAL COMPETENCY BERBASIS TEORI CRITICAL CULTURAL COMPETENCE PADA ANGGOTA HIPERCCI JAWA TIMUR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
131811133027 HALAMAN I.pdf Download (528kB) |
|
|
Text (BAB I)
131811133027 BAB I.pdf Download (55kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
131811133027.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Keanekaragaman budaya masih menjadi hambatan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien, sehingga memicu konflik dan hambatan dalam perawatan. Indonesia sebagai negara yang multibudaya, perlu melibatkan unsur budaya dalam aspek perawatan yang dapat meningkatkan kualitas dan kepuasan perawatan. Tujuan dari penelitian ini menjelaskan beberapa faktor yang berhubungan dengan persepsi cultural competency berbasis teori Critical Cultural Competence pada anggota HIPERCCI Jawa Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan kepada perawat Intensive Care Unit yang tegabung dalam HIPERCCI Jawa Timur. Jumlah sampel sebanyak 208 responden, menggunakan kuesioner online Critical Cultural Competence Scale (CCCS). Analisis menggunakan uji statistik regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan masih rendahnya cultural competency perawat. Hasil statistik menunjukkan bahwa usia (p=0,008), jenis kelamin (p=0,038), dan level karir dan kompetensi (p=0,031) berhubungan dengan persepsi cultural competency berbasis critical cultural competence. Variabel yang memiliki pengaruh paling besar yaitu jenis kelamin. Pembahasan dan Kesimpulan: Persepsi cultural competency perawat di Intensive Care Unit (ICU) berhubungan dengan usia, jenis kelamin, dan level karir dan kompetensi. Setiap aspek memiliki keterkaitan secara khusus dengan subskala critical cultural competence. Faktor sosial demografi memiliki pengaruh dengan kompetensi perawat, namun kekutan dinamika yang lainnya juga ikut berperan dalam membentuk kompetensi budaya yang dimiliki perawat. Perawat ICU diharapkan dapat meningkatkan kompetensi budaya, untuk diimplementasikan dalam pemberian perawatan kepada pasien sebagai upaya kualitas dan optimalitas perawatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKP 224 - 23 Tit a | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Cultural Competency; Perawat; Intensive Care Units; Persepsi | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing > RT89-120 Specialties in nursing | |||||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 01:20 | |||||||||
| Last Modified: | 15 Jun 2026 01:20 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142416 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


