DAMARE LAZUARDI (2022) PENGALAMAN PEKERJA OUTSOURCING BANDAR UDARA JUANDA SURABAYA DI MASA PANDEMI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071811433067_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
071811433067_BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071811433067_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini berusaha mengungkap pengalaman pegawai bandar udara yang direkrut dengan sistem outsourcing (alih daya) dalam kondisi krisis yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19. Pegawai outsourcing memiliki perbedaan dengan pegawai tetap yang direkrut langsung melalui internal perusahaan, baik dari durasi kontrak kerja (di mana kontrak pegawai outsourcing lebih pendek dan lebih tidak terikat dibanding dengan pegawai tetap), status dan kedudukan dalam organisasi perusahaan, dan hal-hal lainnya, khususnya dalam hal keseharian kerja mereka. Singkatnya masa kontrak dan rendahnya “posisi tawar” yang dimiliki oleh pegawai outsourcing membuat mereka hidup dalam ketidakpastian, lebih lagi ketika masa krisis seperti pandemi COVID-19 terjadi. Di dunia penerbangan dan pelayanan bandara (pasasi), pandemi telah membawa efek yang sangat masif sehubungan dengan ketentuan pembatasan mobilitas manusia, sehingga untuk bertahan pihak perusahaan layanan bandara melakukan efisiensi dan restrukturasi, di mana hal ini akan mengancam pegawai outsourcing yang sejak awalpun sudah berhadapan dengan kondisi yang rentan. Penelitian kualitatif ini menggunakan teori Refleksivitas dari Margaret Archer sebagai pisau analisis data yang akan berfokus kepada bahasan pengalaman serta strategi adaptasi yang dilakukan oleh pekerja outsourcing di Bandara Juanda. Hasil analisis dari penelitian ini adalah 1.) pekerja outsourcing Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, mengalami perubahan drastis dalam pekerjaan bahkan kehidupan personal mereka yang sebagian besar diakibatkan oleh sistem penjadwalan kerja secara on-call, serta peran baru mereka kaitannya dengan penertiban penerapan protokol kesehatan di area Bandara Juanda; dan 2.) kesadaran pekerja outsourcing Bandar Udara Internasional Juanda bahwa “negosiasi” hak terhadap perusahaan kurang efektif dalam membantu mereka bertahan, beragam strategi adaptasi tercipta dari refleksivitas para pekerja tersebut, yakni kesadaran mereka atas hal-hal apa saja yang berada dalam kapasitas mereka untuk diterapkan yang membantu mereka mencapai apa yang menjadi tujuan dan kepentingan mereka di masa pandemi ini.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.S 51 - 23 Dam p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Adaptation, Outsourcing System, COVID-19 Pandemic, Experience, Reflexivity, Status | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 06:25 | ||||||
| Last Modified: | 18 Jun 2026 06:25 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142639 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


