HUBUNGAN JENIS POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEMBERIKAN SMARTPHONE DENGAN RISIKO GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN DAN HIPERAKTIVITAS PADA ANAK PRASEKOLAH DI RA AL-AZHAR WLINGI

DIAN FITRIA KURNIAWATI, - (2022) HUBUNGAN JENIS POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEMBERIKAN SMARTPHONE DENGAN RISIKO GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN DAN HIPERAKTIVITAS PADA ANAK PRASEKOLAH DI RA AL-AZHAR WLINGI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
011911233013 HALAMAN I.pdf

Download (311kB)
[img] Text (BAB I)
011911233013 BAB I.pdf

Download (52kB)
[img] Text (FULL TEXT)
011911233013.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) merupakan gangguan yang biasa terjadi pada anak khususnya di bawah 7 tahun ditandai dengan adanya inatensi, hiperaktivitas, dan impulsivitas. Salah satu penyebabnya yaitu paparan media elektronik seperti smartphone. Orang tua memiliki peran penting dalam meminimalisir dampak negatif dari penggunaan smartphone pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis pola asuh orang tua dalam memberikan smartphone dengan risiko gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak praskolah di RA Al-Azhar Wlingi. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dengan membagikan google-form berisi kuesioner terkait jenis pola asuh orang tua dalam memberikan smartphone dan formulir deteksi dini GPPH kepada 60 pasangan orang tua, wali kelas, dan anak di RA Al-Azhar Wlingi yang ditentukan dengan proportionate random sampling. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan chi square test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pada anak yang tidak mengalami GPPH, jenis pola asuh tertinggi adalah orang tua yang memiliki pola asuh demokratis dalam memberikan smartphone yaitu sebanyak 38 responden (92.7%) dan terendah yaitu orang tua yang memiliki pola asuh otoriter sebanyak 17 responden (89.5%). Sedangkan pada anak yang berisiko mengalami GPPH, pola asuh tertinggi yaitu orang tua dengan pola asuh demokratis sebanyak 3 responden (7.3%) dan terendah yaitu orang tua dengan pola asuh otoriter sebanyak 2 responden (10.5%). Analisis uji korelasi chi-square antara jenis pola asuh orang tua dalam memberikan smartphone dengan risiko gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak prasekolah menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara kedua variabel tersebut dengan nilai p = 0.676. Kesimpulan: dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara jenis pola asuh orang tua dalam memberikan smartphone dengan risiko gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak prasekolah di RA Al-Azhar Wlingi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FEB.A 210 - 23 Jua p
Uncontrolled Keywords: GPPH, smartphone, pola asuh orang tua
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan
Creators:
CreatorsNIM
DIAN FITRIA KURNIAWATI, -NIM011911233013
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAHMAD SURYAWAN, -NIP196701091997011003
Thesis advisorASTIKA GITA NINGRUM, -NIP199002262018032001
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 22 Jun 2026 02:09
Last Modified: 22 Jun 2026 02:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142764
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item