Perlindungan Hukum Pekerja Rumah Tangga (PRT) Terkait Dengan Jaminan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Di Indonesia

Kurnia Widianto (2022) Perlindungan Hukum Pekerja Rumah Tangga (PRT) Terkait Dengan Jaminan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Di Indonesia. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
KKB KK-2 S.FH.19-22 Wid p hal i.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
KKB KK-2 S.FH.19-22 Wid p bab i.pdf

Download (984kB)
[img] Text (FULLTEXT)
KKB KK-2 S.FH.19-22 Wid p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Pekerja Rumah Tangga (PRT) sebagai orang yang mengurusi segala sesuatu mengenai pekerjaan rumah sehari-hari sangat membutuhkan undang-undang tersendiri sebagai payung hukum, tidak terkecuali mengenai jaminan sosial untuk Pekerja Rumah Tangga (PRT) sendiri. Indonesia yang belum mempunyai hukum tersendiri untuk sebagai payung hukum para Pekerja Rumah Tangga (PRT) memiliki dampak sangat merugikan. Pekerja Rumah Tangga (PRT) yang sebelumnya tidak dianggap sebagai pekerja oleh Pemerintah karena majikan dianggap sebagai pemberi kerja bukan sebagai pengusaha/badan usaha sehingga Pembantu Rumah Tangga (PRT) seringkali tidak mendapat perlindungan hukum dari Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. International Labour Organization (ILO) telah membuat Konvensi 189 untuk mengatasi buruknya perlindungan hukum yang didapatkan oleh Pekerja Rumah Tangga (PRT). Selain perlindungan hukum, masalah lain yang tidak kalah penting adalah mengenai jaminan sosial, yang dalam hal ini adalah jaminan sosial yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). BPJS sendiri sangat berguna selain untuk perlindungan hukum dan juga berguna untuk membantu mengurangi tekanan ekonomi yang dialami oleh Pekerja Rumah Tangga (PRT) itu sendiri. BPJS merupakan badan hukum milik Pemerintah yang mempunyai tugas mengurusi dan memberikan jaminan sosial bagi masyarakat Indonesia tidak terkecuali bagi para Pekerja Rumah Tangga (PRT). Kesadaran para majikan akan jaminan sosial dan kesejahteraan para pekerjanya sangat dibutuhkan untuk menunjang kehidupan para pekerjanya. Pemerintah dalam hal ini sangat lamban dalam membuat undang-undang untuk para Pekerja Rumah Tangga (PRT). Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUUPPRT) yang telah bertahun-tahun dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak kunjung usai meski telah banyak kasus dan masalah yang diderita oleh para Pekerja Rumah Tangga (PRT).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FH.19-22 Wid p
Uncontrolled Keywords: Pekerja Rumah Tangga (PRT), Undang-Undang, Pemerintah, Jaminan Sosial
Subjects: K Law
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1700-1973 Social legislation > K1701-1841 Labor law
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1700-1973 Social legislation > K1861-1929 Social insurance
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Dasar Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Kurnia Widianto031811133095
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorBAGUS OKTAFIAN ABRIANTO198810032015041003
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 22 Jun 2026 02:18
Last Modified: 22 Jun 2026 02:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142783
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item