Pengaruh Ekstrak Etanol Buah Okra Merah (Abelmoschus esculentus L.) terhadap Proliferasi Splenosit dan Aktvitas Naturall Killer Cell pada mencit (Mus musculus) yang Diinduksi Sodium Nitrit

Faradita Nindyasari (2022) Pengaruh Ekstrak Etanol Buah Okra Merah (Abelmoschus esculentus L.) terhadap Proliferasi Splenosit dan Aktvitas Naturall Killer Cell pada mencit (Mus musculus) yang Diinduksi Sodium Nitrit. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
081824153004 HAL I.pdf

Download (645kB)
[img] Text (BAB 1)
081824153004 BAB 1.pdf

Download (244kB)
[img] Text (FULLTEXT)
081824153004.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Makanan cepat saji atau instan sering kali ditemui belakangan ini. Namun makanan instan diketahui memiliki kadar pengawet yang sangat tinggi. Salah satu pengawet yang digunakan dalam mengawetkan makanan adalah sodium nitrit. Dampak dari konsumsi sodium nitrit yang berlebih akan menyebabkan stress oksidatif. Perlu adanya kajian tentang kandungan antioksidan dari buah okra merah (Abelmoschus esculentus L.) untuk menjadi kandidat obat herbal baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol buah okra merah terhadap proliferasi splenosit dan aktivitas sel NK (natural killer cell) pada mencit yang diinduksi oleh sodium nitrit. Penelitian ini menggunakan 30 mencit (Mus musculus) jantan dewasa strain Balb/C berumur 8-10 minggu. Mencit dikelompokkan menjadi 6 kelompok yaitu K sebagai kontrol, K- sebagai kontrol negatif, P1 dengan pemberian ekstrak okra merah 25 mg/kg BB, P2 dengan pemberian ekstrak okra merah 50 mg/kg BB, P3 dengan pemberian ekstrak okra merah 75 mg/kg BB, dan P4 dengan pemberian ekstrak okra merah 100 mg/kg BB. Ekstrak buah okra merah diberikan secara gavage selama 21 hari dan induksi sodium nitrit dilakukan bersamaan dengan pemberian ekstrak. Data persentase proliferasi splenosit dan aktivitas sel NK dianlisis secara statistik pada ? = 0,05. Hasil menununjukkan bahwa pemberian ektrak etanol okra merah dengan dosis 75 mg/kg BB mampu meningkatkan proliferasi splenosit sedangkan pemberian ekstrak etanol okra merah belum memberi pengaruh terhadap aktivitas sel nk. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian ektrak okra merah berpengaruh terhadap proliferasi splenosit dan tidak berpengaruh terhadap aktivitas sel NK.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK T.FST.B.07/22 Far p
Uncontrolled Keywords: Proliferasi splenosit, aktivitas sel nk, Natural killer cell, buah okra merah, sodium nitrit
Subjects: Q Science > QP Physiology > QP1-(981) Physiology
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM
Faradita NindyasariNIM 081824153004
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSRI PUJI ASTUTI WAHYUNINGSIH196602211992032001
Thesis advisorDWI WINARNI196511071989032001
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 23 Jun 2026 09:11
Last Modified: 23 Jun 2026 09:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142897
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item