Presina Duriyatuz Rahmawati, - (2022) Studi Literatur Tentang hubungan Antara Pemenuhan Nutrisi, Sosial Ekonomi Keluarga Dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Dengan Kejadian Stunting Pada Anak. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071711733022_HALAMAN JUDUL.pdf Download (401kB) |
|
|
Text (BAB I)
071711733022_BAB I.pdf Download (115kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071711733022_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (672kB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang:Stunting dapat menyebabkan akibat yang buruk pada kesejahteraan anak karena kualitas hidupnya menurun. Kelainan atau penyimpangan pada masalah gizi dapat menyebabkan kualitas tumbuh kembang anak akan terhambat. Keadaan tersebut jika berlangsung secara berkelanjutan akan mengakibatkan terjadinya stunting. Tujuan:penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemenuhan nutrisi, sosial ekonomi dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengankejadianstunting pada anak. Metode:metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan literature review. Data yang digunakan sebanyak 23 artikel yang di review berasal dari berbagai situs, seperti Repository Universitas Airlangga, PubMed, Elsevier, Researchgate, dan Google Scholar untuk memperoleh simpulan akhir. Hasil: analisis yang telah dilakukan, sebanyak 9 dari 23 artikel memaparkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian stunting dengan pemenuhan nutrisi. Sebanyak 8 dari 23 artikel terdapat 5 penelitian yang menyatakan tidak adanya hubungan yang signifikan dan 3 penelitian yang menyatakan adanya hubungan yang signifikan antara sosial ekonomi keluarga dengan kejadian stunting pada anak. Sementara itu, sebanyak 6 dari 23 artikel terdapat 4 penelitian yang menyatakan hubungan yang signifikan dan 2 penelitian yang menyatakan tidak ada hubungan yang signifikan antara BBLR dengan kejadian stunting pada anak. Simpulan:pemenuhan nutrisi memiliki hubungan atau korelasi yang signifikan dengan kejadian stunting padaanak, sedangkan sosial ekonomi keluarga dan BBLR tidak selalu memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting pada anak.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KK KKB S. FISIP. A.14-22 Pre s | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Stunting, Pemenuhan Nutrisi, Sosial Ekonomi, BBLR | ||||||
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ760-767.7 Family size R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services |
||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 03:43 | ||||||
| Last Modified: | 26 Jun 2026 03:43 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143116 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


