Faktor Karakteristik Individu, Autonomy, Relatedness dan Competence yang Berhubungan dengan Motivasi dan Tingkat Aktivitas Fisik Mahasiswa di Kabupaten Banyuwangi pada Masa Pandemi

ZAROH ULFA NUR AINI (2022) Faktor Karakteristik Individu, Autonomy, Relatedness dan Competence yang Berhubungan dengan Motivasi dan Tingkat Aktivitas Fisik Mahasiswa di Kabupaten Banyuwangi pada Masa Pandemi. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101811133022_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
101811133022_BAB I.pdf

Download (402kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101811133022_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit Tidak Menular atau yang biasa disingkat dengan PTM merupakan penyakit yang tidak bisa ditularkan dari satu individu ke individu lainnya (Kementerian Kesehatan RI, 2015). Menurut WHO, kurangnya aktivitas fisik adalah salah satu faktor risiko utama PTM dan kematian di seluruh dunia (WHO, 2021). Secara global diperkirakan saat ini satu dari empat orang dewasa dan 81% remaja tidak melakukan aktivitas fisik yang cukup (WHO, 2021). Angka aktivitas fisik menurut Riskesdas 2018, di Kabupaten Banyuwangi yaitu 81,01% melakukan aktivitas fisik cukup. Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang memiliki angka aktivitas fisik cukup yang tinggi diantara kabupaten lain di Jawa Timur. Hal ini bertujuan agar faktor tersebut dapat digunakan sebagai referensi dalam menangani permasalahan rendahnya aktivitas fisik remaja secara global. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan populasi mahasiswa yang berkuliah di Banyuwangi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan multi stage sampling dan data diambil dengan menyebarkan kuisioner online. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji chisquare dan uji korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang berhubungan dengan motivasi aktivitas fisik adalah jenis kelamin (sig = 0,000), usia (sig = 0,006), jurusan/program studi (sig = 0,000), tahun studi (sig = 0,025), body appreciation (sig = 0,001), gejala depresi (sig = 0,002), social support (sig = 0,000) dan akses sarana olahraga (sig = 0,000). Sedangkan yang tidak berhubungan dengan motivasi aktivitas fisik diantaranya suku (sig = 0,127), jenis tempat tinggal (sig = 0,07), IMT (sig = 0,759), pengeluaran dalam sebulan (sig = 0,511), dan fear of COVID (sig = 0,060). Serta motivasi aktivitas fisik berhubungan secara signifikan dengan aktivitas fisik (sig = 0.000). Kesimpulan terdapat jenis kelamin, usia, jurusan/program studi, tahun studi, body appreciation, gejala depresi, social support merupakan faktor yang berhubungan dengan motivasi aktivitas fisik remaja. Diharapkan dalam melaksanakan kegiatan/program untuk meningkatkan aktivitas fisik remaja, pelaksana program dapat memperhatikan faktor-faktor tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM 98 - 23 Zar f
Uncontrolled Keywords: Adolescents, Banyuwangi, Physical Activity Motivation, Pandemic and Self Determination Theory.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
ZAROH ULFA NUR AININIM101811133022
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorIRA NURMALANIDN197710172003122001
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 02 Jul 2026 05:19
Last Modified: 02 Jul 2026 05:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143426
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item