Ega Putri Novitasari, - (2022) Modal Sosial Komunitas Pelaku UMKM Dalam Mempertahankan Usaha : (Studi Kualitatif Komunitas Creative Economy Center (CEC) Di Kabupaten Bojonegoro). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071811433045_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
071811433045_BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071811433045_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan Komunitas Creative Economy Center (CEC) di Bojonegoro yang mampu mempertahankan pelaku usaha. Komunitas Creative Economy Center (CEC) beranggotakan pelaku UMKM yang memiliki beberapa bidang, yakni kegiatan kuliner siap saji, kuliner kering, kerajinan lokal dan daur ulang, batik, fashion, jasa dan keahlian. Studi mengenai modal sosial komunitas sudah banyak dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Secara garis besar, penelitian yang telah dijabarkan mengemukakan bahwa modal sosial berperan fungsional bagi pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya. Berdasarkan studi-studi terdahulu tersebut terdapat perbedaan mengenai fokus penelitian dari peneliti. Dalam penelitian terdahulu menggunakan objek penelitian dalam komunitas pelaku UMKM yang anggotanya mempunyai minat yang sama dalam suatu bidang (homogen). Berbeda dengan peneliti ingin mengkaji lebih dalam mengenai komunitas pelaku UMKM yang anggotanya memiliki minat bidang yang berbeda (heterogen). Penelitian ini menggunakan teori modal sosial: kepercayaan, norma, dan jaringan (Putnam). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedangkan pemilihan informan dilakukan secara purposive. Hasil penelitian ini yaitu terdapat bentuk-bentuk modal sosial yaitu kepercayaan, norma, dan jaringan di Komunitas Creative Economy Center (CEC). Modal kepercayaan terbangun dengan adanya interaksi, komunikasi, dan kerjasama saling menguntungkan. Nilai yang terbentuk dari komunitas CEC adalah kerjasama, altruisme, dan etika bisnis. Jaringan yang terbangun antara antaranggota, pemerintah, perusahaan, media, dan komunitas membuahkan manfaat sebagai sumber informasi gratis, kemudahan membuat kebutuhan, kemudahan untuk memasarkan produk, fasilitasi perlindungan usaha, dan dukungan dalam merintis usaha. Dari modal sosial tersebut didayagunakan untuk mempertahankan usaha para anggota yang artinya ketika modal sosial berfungsi secara ekonomis mendatangkan profit yaitu dengan memasarkan produk, sumber informasi. sumber akses menjadi pelatih, pemenuhan kebutuhan pelaku usaha, merintis usaha dan perlindungan usaha.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK S.FISIP.S.31-22 Ega m | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | UMKM, Modal Sosial, Pelaku Usaha, Komunitas | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD2340.8-2346.5 Small and medium-sized businesses, artisans,handicrafts, trades H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > HN41-46 Community centers. Social centers |
||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 02:10 | ||||||
| Last Modified: | 07 Jul 2026 02:10 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143621 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


