Pemanfaatan Program Literasi Kampoeng Batja (Studi Deskriptif Tentang Keterkaitan Pemanfaatan Kampoeng Batja Dengan Tingkatan Literasi Pengguna)

Ighfirlina Yaumil Akhda (2017) Pemanfaatan Program Literasi Kampoeng Batja (Studi Deskriptif Tentang Keterkaitan Pemanfaatan Kampoeng Batja Dengan Tingkatan Literasi Pengguna). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (436kB)
[img] Text (FULLTEXT)
3. Yaumil Akhda - 071311633015 -SKRIPSI NON WM.pdf

Download (1MB)
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Program literasi di Indonesia saat ini mulai digalakkan oleh berbagai kalangan, baik peroangan, kelompok maupun lembaga. Penerapannya tidak hanya digalakkan oleh lembaga resmi seperti lembaga pemerintah kota namun juga oleh masyarakat secara umum yang dapat disebut sebagai penggiat literasi. Salah satunya yaitu kampoeng batja di Kabupaten Jember yang yang menyediakan layanan bahan bacaan dan berbagai program literasi yang ditawarkan guna meningkatkan literasi masyarakat dan mengurangi buta aksara di Kabupaten Jember. Fenomena tersebut membuat peneliti tertarik untuk mengetahui gambaran pemanfaatan kampoeng batja, gambaran literasi pengguna dan bagaiman pemanfaatan kampoeng batja berdampak pada tingkatan literasi pengguna. Peneltii menggunakan teori senso making yang menjelaskan tiga tahap dari model pemanfaatan informasi diantara Akuisis, Kognisi dan aplikasi, dan untuk menggambarkan tingkatan literasi pengguna kampoeng batja menggunakan konsep dari wells gordon yaitu 4 tingkatan literasi diantaranya performative, functional, informational dan epistemic. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan lokasi penelitian yaitu kampoeng batja. Metode pengambilan sampel purposive sampling dengan sampel sebanyak 76 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pengguna kampoeng batja dalam pemanfaatan informasi, yaitu pada pada proses akuisis menunjukkan sebesar 60,5% sering berkunjung ke kampoeng batja dan kegiatan yang dilakukan membaca buku(64,5%). Proses kognisi sebesar 64,5% membaca berulang kali untuk menyerap informasi. Proses aplikasi, sebesar 60,5% menyatakan mempraktekkan informasi yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Tingkatan literasi pengguna yaitu tingkatan performatif menunjukkan sebesar 69,7% pengguna melakukan kegiatan membaca 1-2 jam. Pada tingkatan functional menyatakan melakukan kegiatan berbagi pengetahuan melalui story telling (48,7%). Pada tingkatan informational menunjukkan alokasi waktu akses informasi 30-60 menit (42,1%). Pada tingkatan epistemic menunjukkan sebesar 61,8% tidak membuat karya tulisan. Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa pemanfaatan literasi memberikan dampak pada 3 tingkatan literasi dan tidak memberikan dampak pada tingkatan literasi epistemic.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pemanfaatan Informasi, Kampoeng Batja, Tingkatan Literasi
Subjects: Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z665 Library Science. Information Science
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Informasi dan Perpustakaan
Creators:
CreatorsNIM
Ighfirlina Yaumil AkhdaNIM071311633015
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorHelmy Prasetyo YuwinantoNIDN'0026057502
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 07 Jul 2026 03:06
Last Modified: 07 Jul 2026 03:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143635
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item