PERBANDINGAN PROFIL LIPID ANTARA PASIEN ULKUS KAKI DIABETI YANG DIAMPUTASI DAN YANG TIDAK DIAMPUTASI DI RSUD DOKTER SOETOMO TAHUN 2019-2020

AHMED ELIAAN SHAKER ABUAJWA (2022) PERBANDINGAN PROFIL LIPID ANTARA PASIEN ULKUS KAKI DIABETI YANG DIAMPUTASI DAN YANG TIDAK DIAMPUTASI DI RSUD DOKTER SOETOMO TAHUN 2019-2020. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011911133306_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (882kB)
[img] Text (BAB I)
011911133306_BAB I.pdf

Download (297kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011911133306_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

LATAR BELAKANG: Diabetic Foot Ulcer (DFU) merupakan komplikasi mikrovaskular dan makrovaskular dari diabetes dan memiliki potensi risiko patologis termasuk neuropati, vaskulopati, dan penekanan imunologis. Peningkatan kadar glukosa darah dapat menyebabkan protein glikosilasi pada sel saraf di kaki, sehingga terjadi iskemia dan gangguan seluler yang dapat merusak neuron motorik, sensorik, dan otonom. Pasien diabetes dengan kelainan lipid biasanya disebut “dislipidemia diabetik”, ditandai dengan kolesterol total (T Chol) yang tinggi, trigliserida yang tinggi (TG), kolesterol lipoprotein densitas tinggi yang rendah (HDL-C) dan peningkatan kadar partikel LDL padat kecil. TUJUAN: Untuk menganalisis perbedaan profil lipid antara pasien DFU yang diamputasi dan tidak diamputasi. METODE: Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional retrospektif yang mengkaji rekam medis semua pasien diabetes dengan atau tanpa amputasi yang dirawat di Rumah Sakit Umum Dr. Soetomo periode Januari 2019 sampai Desember 2020. HASIL: Di RSUP Dr. Soetomo rerata usia pasien DFU adalah 55,6±9,4 dan perempuan sedikit lebih tinggi dari laki-laki (57%). Di antara pasien DFU ini, lebih banyak pasien wanita (60%) dibandingkan pasien pria (40%) yang mengalami amputasi. Ulkus kaki diabetik paling banyak terjadi pada kelompok usia 50 tahun (74%), dan paling sedikit pada kelompok usia <50 tahun (26%). Pasien DFU yang diamputasi memiliki rata-rata kolesterol total, TG, LDL, dan HDL yang lebih besar daripada pasien DFU yang tidak diamputasi, tetapi perbedaannya tidak signifikan secara statistik. Kadar HDL rendah pada 84% pasien DFU yang diamputasi, sedangkan pada pasien DFU yang tidak diamputasi adalah 81%. KESIMPULAN: DFU lebih banyak terjadi pada usia lebih dari 50 tahun. Tidak ada perbedaan kolesterol total, TG, LDL dan HDL antara pasien DFU yang diamputasi dan tidak diamputasi. Tingkat HDL rendah pada pasien DFU yang diamputasi dan tidak diamputasi.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK S.FK.D 46 - 23 Ahm p
Uncontrolled Keywords: diabetic foot ulcer, lipid profile, amputation, HDL
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
AHMED ELIAAN SHAKER ABUAJWANIM011911133306
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorHERMINA NOVIDANIDN197711122006042001
Thesis advisorYAN EFRATA SEMBIRINGNIDN197501282006041001
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 10 Jul 2026 02:12
Last Modified: 10 Jul 2026 02:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143804
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item