Faizal Rahman Efendi (2018) Pengobatan Kombinasi Terapi Akupuntur Pada Titik Quchi (Li 11), Say Yin Jiao (Sp 6), Dan Nei Ting (St 44) Serta Rebusan Herba Sambiloto (Andrographis Paniculata Ness) Pada Pasien Diabetes Mellitus. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (FULLTEXT)
94.TA_FAIZAL RAHMAN EFENDI.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (142kB) |
Abstract
Diabetes Mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi disebabkan oleh gangguan pada sekresi insulin atau gangguan kerja insulin ataupun keduanya. Diabetes melitus di golongkan menjadi 2 yaitu diabetes tipe 1 atau Insulin dipendent diabetes melitus (IDDM) dan diabetes tipe 2 atau Non-insulin dipendent diabetes melitus (NIDDM). diabetes tipe 2 adalah diabetes yang di sebabkan oleh insulin yang di produksi oleh pangkreas tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Insulin merupakan hormon yang dilepaskan oleh pankreas dan merupakan zat utama yang bertanggung jawab untuk mempertahankan kadar gula darah dalam tubuh agar tetap dalam kondisi seimbang. Menurut Traditional Chinese Medcine (TCM), Diabetes Melitus di sebabkan oleh diet tidak teratur, emosi tidak teratur, aktifitas sexual berlebihan. Pada studi kasus ini pasien seorang pegawai lepas berusia 43 tahun dengan berat badan 94 kg, tinggi 163 dan tekanan darah 170/90mmHg. Keluhan utaman pasien adalah Diabetes Mellitus, keluhan tambahan adalah sering merasakan nyeri pada telapak kaki dan badan mudah Lelah. Pasien gemar mengonsumsi makanan manis dan berlemak seperti gorengan yang menimbulkan pathogen panas. Dan juga pola makanan yang tidak seimbang, jika terlalu banyak makan makanan yang berlemak dan gula dalam jumlah yang berlebihan dapat menimbulkan pathogen panas pada Wei-lambung dan merusak fungsi transportasi dan transformasi dari Pi-Limpa. Pasien menderita DM dengan sindrom panas lembab pada organ limpa dan lambung, maka prinsip terapi yang dapat di gunakan adalah menguatkan fungsi organ limpa, mengusir panas pada lambung dan menghilangkan lembab dilakukan penanganan akupuntur dan herbal menggunakan titik akupuntur yaitu Quchi (LI 11), Say Yin Jiao (SP 6), dan Neiting (ST 44) sementara untuk penanganan herbal pasien di berikan rebusan herba sambiloto. Pemilihan herbal tersebut berdasarkan referensi dari jurnal yang menyatakan bahwa herbal tersebut dapat di gunakan untuk menurunkan kadar glukosa darah. Hasil studi kasus ini menunjukkan kombinasi dari terapi akupuntur dan herbal dapat menurunkan kadar gula darah 2 jam pp atau gula darah 2 jam setelah makan dan gula darah puasa pada akhir terapi. Hal ini menunjukkan bahwa adanya respon yang baik terhadap terapi yang diberikan selama 10 hari.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kombinasi Terapi Akupuntur Pada Diabetes Melitus | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) > R5-920 Medicine (General) | |||||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Pengobat Tradisional | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dwi Marina | |||||||||
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 02:39 | |||||||||
| Last Modified: | 16 Jul 2026 02:39 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143972 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


