Reza Fajrinmuha, - (2022) Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Pada Mahasiswa Selama Pandemi Corona Virus Disease (Covid- 19) Di Kota Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101811123015_HALAMAN JUDUL.pdf Download (295kB) |
|
|
Text (BAB I)
101811123015_BAB I.pdf Download (216kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811123015_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (959kB) | Request a copy |
Abstract
Mahasiswa menjadi individu yang memiliki kewajiban bagi pendidikannya dan juga masyarakat, namun hal tersebut tidak berjalan dengan baik mahasiswa sering kali merasakan tekanan yang menyebabkan perasaan stres pada diri mereka, khususnya pada masa pandemi Covid 19 yang menyebabkan terbataskan ruang gerak mahasiswa. Setiap mahasiswa memiliki respon perubahan yang dihadapinya dengan cara yang berbeda sesuai dengan karakteristik masing-masing, sehingga stresor yang sama akan mempunyai dampak dan respon yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran karakteristik dan distribusi responden, menganalisis faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kejadian stres mahasiswa. Jenis penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan rancang bangun berupa cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Airlangga Surabaya dari bulan Mei 2021 hingga Oktober 2021 dengan sample penelitian sebanyak 400 responden yang dipilih menggunakan teknik non probability sampling. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis univariat dan bivariat dengan uji korelasi Rank Spearman dan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden mayoritas perempuan (83%) dengan nilai signifikan antara jenis kelamin dan tingkat stress sebesar 0,032, berusia 19-20 tahun (66%) dengan nilai signifikan antara usia dan tingkat stress sebesar 0,992, sedang menjalani perkuliahan di tingkat 1 dan 2 (75%) dengan nilai signifikan antara tingkat perkuliahan dan tingkat stres sebesar 0,537, mengenyam pendidikan sarjana (93%) dengan nilai signifikan antara pendidikan dan tingkat stres sebesar 0,088, tinggal dengan orang tua (56%) dengan nilai signifikan antara tempat tinggal dan tingkat stres sebesar 0,002, dan tidak memiliki riwayat gangguan kesehatan mental (88%) dengan nilai signifikan antara riwayat gangguan kesehatan mental dan tingkat stres sebesar 0,034. Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara usia, tingkat perkuliahan, dan pendidikan mahasiswa dengan kejadian stres, namun terdapat hubungan antara jenis kelamin, tempat tinggal, dan riwayat penyakit mental dengan kejadian stres. Mahasiswa diharapkan memiliki kesadaran atas faktor risiko stres ini sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM.21/22 Rez f | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Mahasiswa, pandemik covid 19, stress | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA790-790.95 Mental health. Mental illness prevention | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 04:11 | ||||||
| Last Modified: | 28 Jul 2026 04:11 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144199 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


