Model Strategi Penyelesaian Konflik Terhadap Kemampuan Penyelesaian Konflik Perawat

WIWIN YULI TRIANA (2022) Model Strategi Penyelesaian Konflik Terhadap Kemampuan Penyelesaian Konflik Perawat. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
132014153022_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
132014153022_BAB I.pdf

Download (493kB)
[img] Text (FULLTEXT)
132014153022_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang Perawat tidak dapat menghindari konflik dalam pekerjaan, Kompleksnya penyebab dan jenis konflik dalam keperawatan, menyebabkan masih banyak ditemukan masalah yang tidak diselesaikan dengan baik dan menimbulkan masalah baru.Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model strategi penyelesaian konflik terhadap kemampuan penyelesaian konflik perawat Metode Desain penelitian explanatory research dengan dua tahap, yang melibatkan 125 responden, dipilih secara simple random sampling. Variabel independen faktor organisasi, faktor perawat, faktor pekerjaan, strategi penyelesaian konflik, serta variabel dependen kemampuan penyelesaian konflik. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Data dianalisis menggunakan Partial least square (PLS) untuk menguji faktor yang mempengaruhi strategi penyelesaian konflik perawat. Penetapan isu dilakukan sebelum Focus Group Discussion bersama kepala keperawatan, kepala ruang serta perawat untuk mencari solusi dari isu strategis yang telah ditentukan. Hasil dan Analisis Nilai signifikan pada faktor organisasi terhadap faktor perawat (t=11,244), faktor organisasi terhadap strategi penyelesaian konflik (t=3,141), faktor pekerjaan terhadap faktor perawat (t=2,056), faktor pekerjaan terhadap strategi penyelesaian konflik (t=4,240), faktor pekerjaan terhadap kemampuan penyelesaian konflik (t=2,054), faktor perawat terhadap faktor strategi penyelesaian konflik (t=5698) serta faktor strategi penyelesaian konflik terhadap kemampuan penyelesaian konflik (t =3.557). Faktor yang tidak signifikan adalah faktor organisasi terhadap kemampuan penyelesian konflik (t=0,897), faktor perawat terhadap kemampuan penyelesaian konflik (t=0,293). Diskusi faktor perawat memiliki pengaruh yang besar untuk meningkatkan kemampuan penyelesaian konflik, dengan meningkatkan aspek knowledge, skill, ability, motivation, attitude, terhadap tahapan strategi penyelesaian konflik akan meningkatkan kemampuan perawat dalam menyelesaikan konflik. Manajemen rumah sakit perlu memperhatikan aspek tersebut agar peningkatan kemampuan penyelesaian konflik perawat dapat tercapai.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK T.FKP 23 - 23 Wiw m
Subjects: R Medicine > RT Nursing > RT1-120 Nursing
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan > Magister Keperawatan
Creators:
CreatorsNIM
WIWIN YULI TRIANANIM132014153022
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 05 Aug 2026 01:44
Last Modified: 05 Aug 2026 01:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144395
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item