Romadoni Kun Annisa, - (2022) Hubungan Antara Mental Toughness Dengan Kecemasan Kompetitif Pada Atlet Bola Basket Profesional Di Indonesia. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
111811133122_HALAMAN JUDUL.pdf Download (715kB) |
|
|
Text (BAB I)
111811133122_BAB I.pdf Download (266kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
111811133122_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara mental toughness dengan kecemasan kompetitif pada atlet bola basket profesional di Indonesia. Semakin banyaknya kontestan pada liga basket Indonesia musim ini, dan atlet-atlet muda yang menjanjikan, serta durasi liga yang cukup singkat, dan atlet profesional memiliki dinamika yang berbeda dari atlet biasa. Keempat hal tersebut menyebabkan atlet rentan mengalami kecemasan kompetitif. Kecemasan kompetitif didefinisikan sebagai ketakutan individu karena adanya pengaruh dari kondisi atau situasi pertandingan sehingga memberikan dampak pada aspek fisik dan psikis individu, seperti merasa tidak nyaman, takut, sesak napas, dan lain-lain. Salah satu konsep psikologi yang dapat menjelaskan atlet agar dapat mengatasi kecemasannya adalah mental toughness. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode survei dan teknik pemilihan purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 54 orang yang sedang tergabung ke dalam klub basket profesional Indonesia, sedang berpartisipasi dalam kompetisi/liga tingkat nasional maupun internasional, dan memiliki jadwal latihan rutin. Variabel mental toughness diukur menggunakan instrumen yang disusun oleh penulis berdasarkan teori dari Gucciardi, dkk. (2008). Variabel kecemasan kompetitif diukur menggunakan instrumen Competitive State Anxiety Inventory-2 (CSAI-2) oleh Martens, dkk. (1990) dan ditranslasikan oleh Raynadi, dkk. (2016). Data dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson Product-Moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara mental toughness dengan kecemasan kompetitif (r = -0,633; p = 0,000). Persentase tertinggi variabel mental toughness berada pada kategori sedang, sedangkan persentase tertinggi variabel kecemasan kompetitif berada pada kategori tinggi. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah rasio subjek laki- laki dan perempuan lebih seimbang dan menambahkan aspek ‘lama berkarier’ dalam data demografis. Saran untuk atlet basket profesional agar meningkatkan kemampuan mereka dalam mengatasi kecemasan kompetitif. Saran untuk pelatih dan klub adalah agar memberikan latihan mental kepada anak asuhnya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK S.Psi.31-22 Rom h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Atlet bola basket profesional, kecemasan kompetitif, mental toughness | ||||||
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA790-790.95 Mental health. Mental illness prevention |
||||||
| Divisions: | 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 01:21 | ||||||
| Last Modified: | 07 Aug 2026 01:21 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144448 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


