SINTIA IRNA DIANIS IFADA, - (2022) Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Atas Pembelian Kosmetik Tanpa Izin Edar Melalui Reseller. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
031911133229 HALAMAN I.pdf Download (718kB) |
|
|
Text (BAB I)
031911133229 BAB I.pdf Download (103kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
031911133229.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan industri kosmetik saat ini berkembang begitu cepat baik di dalam negeri maupun luar negeri. Peredaran kosmetik pada umumnya dilakukan melalui kegiatan jual beli. Metode jual beli yang dilakukan saat ini turut mengalami perkembangan dengan adanya sistem reseller dalam transaksi jual beli kosmetik. Namun tidak sedikit reseller kosmetik yang mengedarkan dan memperjualbelikan kosmetik tanpa disertai izin edar dari BPOM, yang mana hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa kosmetik yang diedarkan tersebut mengandung bahan berbahaya sebab belum mendapatkan nomor registrasi dari BPOM. Sistem reseller tersebut menuai permasalahan sebab para reseller bukan pihak yang melakukan produksi (produsen) sehingga mereka hanya mengambil stok produk dan meneruskan informasi yang diberikan oleh supplier terkait produk tersebut. Sehingga apabila terdapat kerugian yang dialami oleh konsumen atas pembelian kosmetik pada reseller masih dipertanyakan pihak yang bertanggung gugat atas kerugian tersebut, sebab kedudukan reseller dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen masih belum diatur secara tertulis. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelanggaran serta pihak yang bertanggung gugat atas kerugian konsumen terhadap peredaran kosmetik tanpa izin edar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum dengan pendekatan perundang-undangan (Statute Approach) dan pendekatan konseptual (Conceptual Approach). Berdasarkan penelitian ini, ditemukan pelanggaran-pelanggaran hukum yang dilakukan oleh reseller yang berkaitan dengan peredaran kosmetik tanpa izin edar BPOM serta reseller dan supplier yang dalam hal ini produsen adalah pihak yang bertangung gugat atas beredarnya kosmetik tanpa izin edar yang mengandung bahan berbahaya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FH 126 - 23 Sin p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Hukum; Konsumen; Reseller; Tanggung Gugat | ||||||
| Subjects: | K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB2000-2035 Public law. The State K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB810-962.8 Obligations. Contracts and transactions |
||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 06:51 | ||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 06:51 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144500 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


