Agustinus Rizki Wirawan Riadi (2022) Hubungan Jumlah Neutrofil Darah dan Kejadian Infeksi Laten Tuberkulosis di Lingkungan Pondok Sosial. Other thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011728096305_HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
011728096305_BAB I.pdf Download (139kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011728096305_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang Pemerintah Indonesia memiliki program untuk memutus rantai penularan TB dan mencapai eliminasi TB tahun 2030 dengan pemberian terapi pencegahan TB pada populasi berisiko. Deteksi ILTB masih jarang dilakukan di tempat penampungan tunawisma. Salah satu tempat penampungan tunawisma adalah lingkungan pondok sosial. Pemeriksaan ILTB di Indonesia dengan menggunakan TST sering didapatkan hasil false positif sementara IGRA masih mahal. Peneliti menganalisis hubungan neutrofil count dengan ILTB dengan harapan akan dapat menjadi prediktor kejadian ILTB di tempat penampungan tunawisma. Metode Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional yang dilakukan di pusat tunawisma pada Oktober 2022. Terdapat 900 orang yang tinggal di pusat tunawisma, 900 orang tersebut tersebar menjadi 5 kelompok tempat tinggal, kami menemukan kasus indeks di dalam 1 kelompok yang masih menjalani pengobatan TB paru fase intensif dan terdapat 90 orang yang memenuhi syarat mengikuti penelitian dari grup ini. Setelah dilakukan randomisasi didapatkan 46 orang yang memenuhi kriteria penelitian ini kemudian dilakukan pemeriksaan rontgen dada dan pengambilan sampel darah untuk memeriksa jumlah neutrofil dan uji QIAreach QFT assay. Hasil Hasil pemeriksaan 46 subjek didapatkan usia subjek 28 - 55 tahun, IMT 15,95 - 30,02 kg/m2, lama tinggal 1 – 5 tahun. Hasil IGRA 46 subjek didapatkan 43 (93,5%) subjek IGRA positif dan 3 (6,5%) subjek IGRA negatif. Hasil pemeriksaan rontgen dada didapatkan 37 (80,43%) subjek dengan hasil normal dan 9 (19,37%) subjek didapatkan kelainan di parenkim paru. Didapatkan kejadian ILTB di liponsos sebanyak 35 (76,1%) subjek. Hasil pemeriksaan didapatkan 31 (67,4%) subjek dengan jumlah neutrofil normal dan 15 (32,6%) subjek dengan jumlah neutrofil tinggi. Hasil uji korelasi Chi Square menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna jumlah neutrofil darah dan kejadian ILTB dengan p >0,05. Kesimpulan Tidak didapatkan hubungan bermakna jumlah neutrofil darah dan kejadian ILTB di lingkungan pondok sosial. Didapatkan jumlah kejadian ILTB di pondok sosial sebesar 76,1% yang lebih tinggi dari angka kejadian di populasi umum. Keywords : jumlah neutrofil, Infeksi Laten Tuberkulosis, Infeksi Laten Tuberkulosis di Penampungan Tunawisma
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.PKR 08 - 23 Agu h | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | jumlah neutrofil, Infeksi Laten Tuberkulosis, Infeksi Laten Tuberkulosis di Penampungan Tunawisma | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC306-320.5 Tuberculosis | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Paru | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 06:43 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 06:43 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144501 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


