NUR SHOFWAN ZAHRONI, - (2022) Pola Penggunaan Antibiotik pada Penderita Stroke Rawat Inap di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
011911133205 HALAMAN I.pdf Download (333kB) |
|
|
Text (BAB I)
011911133205 BAB I.pdf Download (38kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011911133205.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Prevalensi stroke di Indonesia pada tahun 2018 adalah 10,9 permil. Pada stroke dapat terjadi komplikasi infeksi bakteri karena menurunnya imunitas tubuh penderita. Antibiotik merupakan terapi modalitas perawatan infeksi bakteri yang diatur dan diawasi penggunaannya untuk menghambat resistensi antibiotik. Sehingga penelitian ini diperlukan untuk mengetahui pola penggunaan antibiotik yang digunakan pada penderita stroke rawat inap di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Tujuan: Mengetahui pola penggunaan antibiotik pada penderita stroke rawat inap di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan studi retrospektif dari rekam medis untuk mengetahui pola penggunaan antibiotik pada penderita stroke rawat inap pada Ruang Seruni di RSUD Dr. Soetomo Surabaya menggunakan metode purposive sampling. Populasi sampel adalah semua penderita stroke rawat inap pada ruang Seruni di RSUD Dr Soetomo Surabaya periode Juli-Desember 2021. Metode yang digunakan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik secara kuantitatif pada penelitian ini adalah DDD dan DDD/100 patient-days. Hasil: Total sampel pada penelitian ini berjumlah 166 penderita. Sebanyak 33,13% menggunakan antibiotik. Rute parenteral merupakan rute pemberian terbanyak (92,7%). Penggunaan antibiotik terbanyak adalah Ceftriaxone sebanyak 27,4% (95,5 DDD atau 6,04 DDD/100 patient-days). Total nilai penggunaan antibiotik adalah 392,17 DDD atau 24,8 DDD/100 patient-days dan nilai DDD terbanyak adalah Levofloxacin (138 DDD atau 8,73 DDD/100 patient-days). Simpulan: Sebanyak 33,13% penderita mendapatkan penanganan antibiotik. Rute pemberian terbanyak adalah parenteral (92,7%). Penggunaan antibiotik terbanyak adalah Ceftriaxone (27,4% atau 95,5 DDD atau 6,04 DDD/100 patient-days). Nilai DDD terbanyak adalah Levofloxacin (26% penggunaan atau 138 DDD atau 8,73 DDD/100 patient-days). Kata Kunci: antibiotik, stroke, DDD, DDD/100
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 134 - 23 Nur p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: antibiotics, stroke, DDD, DDD/100 | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 07:38 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 07:38 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144616 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


