HUBUNGAN RADIOGRAFI DADA PENDERITA COVID-19 TERKONFIRMASI DENGAN KOMORBID DIABETES MELLITUS YANG DIRAWAT DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA TAHUN 2020

ATRIKHA RAHMA D.S.P (2022) HUBUNGAN RADIOGRAFI DADA PENDERITA COVID-19 TERKONFIRMASI DENGAN KOMORBID DIABETES MELLITUS YANG DIRAWAT DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA TAHUN 2020. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011828176308_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
011828176308_BAB I.pdf

Download (525kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011828176308_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Penyakit COVID-19 menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang cukup besar. Usia yang lebih tua dan adanya diabetes mellitus, hipertensi dan obesitas secara signifikan meningkatkan risiko rawat inap dan kematian pada pasien COVID-19. Pasien COVID-19 dengan penyerta lain seperti diabetes berisiko lebih tinggi terkena pneumonia berat. Beberapa penelitian telah menunjukkan kerentanan yang lebih tinggi terhadap beberapa penyakit menular pada penderita diabetes, kemungkinan karena sistem kekebalan yang tidak diatur. Kadar glukosa plasma dan diabetes adalah prediktor independen untuk mortalitas dan morbiditas pada pasien dengan SARS. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti berminat untuk melakukan penelitian tentang pola gambaran radiografi dada serta korelasinya terhadap nilai kadar glukosa pada penderita Covid-19 yang terkonfirmasi dirawat di RSUD Dr. Soetomo Surabaya di tahun 2020. Harapan penulis, dengan diketahuinya pola gambaran radiografi dada pada penderita COVID-19 terkonfirmasi dengan komorbid Diabetes Mellitus, seorang radiologist dapat membantu klinisi dalam memprediksi progresifitas gambaran radiografi dada dalam kaitannya dengan kadar glukosa darah pada pasien. Material dan Metode: Studi ini berjenis analitik observasional dengan pendekatan retrospektif pada 134 sampel, data penelitian dari rekam medis pasien terkonfirmasi COVID-19 yang memiliki komorbid Diabetes Mellitus yang di rawat inap di RSUD Dr. Soetomo berupa raw data radiografi dada awal dan kadar glukosa acak pada 24 jam pertama dirawat kemudian dievaluasi derajat keparahannya berdasarkan sistem penilaian Brixia Score yang dilakukan oleh tiga orang pengamat. Hasil: Jenis kelamin pasien COVID-19 yang memiliki DM terbanyak adalah laki-laki (55,2%) dengan kelompok usia terbanyak 50-59 tahun (41,1%) dengan kadar GDA terbanyak adalah > 200mg/dl (64,9%). Gambaran radiografi terbanyak pada pasien COVID-19 dengan DM adalah konsolidasi/ infiltrate alveolar (85%), dengan distribusi terbanyak perifer (97,8%) dan lokasi terbanyak adalah kombinasi zona atas-tengah-bawah pada paru kanan (81,3%) dan paru kiri (70,9%). Sebagian besar sampel memiliki Brixia Score ? 12 (severe)(58,9%) Kesimpulan: Terdapat korelasi antara kadar glukosa darah dan usia dengan skoring derajat keparahan gambaran pneumonia berdasarkan Brixia Score pada radiografi dada penderita Covid-19 terkonfirmasi yang memiliki komorbid Diabetes Mellitus

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.R 05 - 23 Atr h
Uncontrolled Keywords: COVID-19, Diabetes Mellitus, Radiography, Chest X-ray
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Radiologi
Creators:
CreatorsNIM
ATRIKHA RAHMA D.S.PNIM011828176308
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorTRI WULANHANDARININIDN197003212002122001
Thesis advisorANITA WIDYONINGROEMNIDN197511022021001423
Thesis advisorROSY SETIAWATINIDN197602152008012012
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 13 Aug 2026 04:16
Last Modified: 13 Aug 2026 04:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144631
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item