NUR AFNI AULIYA, - (2022) Merepresentasikan Status Melalui Konsumsi (Studi pada Mahasiswa Organisasi Ikatan Alumni Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Surabaya yang Menggunkan Metode Pembayaran ShopeePayLater). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (cover)
cover.pdf Download (186kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (143kB) |
|
|
Text (Full text)
071811433013.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
"Konsumi menggunakan ShopeePayLater semakin banyak digunakan oleh masyarakat, khsusunya pada kalangan Mahasiswa. Seperti yang dilakukan oleh kelompok Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Ikatan Alumni Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Surabaya. Mereka mengkonsumsi bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sebagai seorang Mahasiswa, melainkan lebih dari itu, mereka mengkonsumsi menggunkan ShopeePayLater untuk merepresentasikan status mereka sebagai Mahasiswa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana cara Mahasiswa yang tergabung kedalam organisasi IKAPPMAM Surabaya merepresentasikan statusnya melalui konsumsi menggunakan ShopeePayLater. Teori yang digunakan dalam adalah Teori Masyarakat Konsumsi Jean Baudrillard, dengan Teori pendukung Globalization of Nothing George Ritzer. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dan observasi langsung, serta menggunakan teknik purposive dalam pengambilan informan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa Mahasiswa yang tergabung, kedalam organisasi IKAPPMAM Surabaya, memiliki cara yang unik dalam melakukan representasi statusnya. (1) merepresentasikan status melalui penggunaan pakaian, (2) merepresentasikan status melalui pembelian produk perawatan tubuh, dan yang terakhir (3) merepresentasikan status dengan mengikuti tren media sosial. Mereka melakukan representasi statusnya karena dorongan dari pihak luar, mereka mengkonsumsi menggunakan ShopeePayLater untuk mendapatkan pengakuan dan perhatian dari lingkungan kampus mereka. Selain itu, mereka juga memiliki alasan yang mengharuskan mereka menggunakan ShopeePayLater; no money first, easy for payment dan save some money. Sebagai Mahasiswa yang lulus dari Pondok Pesantren mereka juga memiliki perubahan makna kesederhanaan. Sewaktu berada diPondok Pesantren mereka menunjukkan makna kesederhanaan dengan perilaku apa adanya, sedangkan perubahan sekarang ditunjukkan dengan perilaku untuk mengontrol keinginan secara berlebihan. Berdasarkan diskusi teoritik Masyarakat Konsumsi Jean Baudrillard, didapatkan bahwasannya Mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi IKAPPMAM dalam melakukan konsumsi, hanya mementingkan keinginan (want) bukan kebutuhan (need). Konsumsi yang mereka lakukan bukan hanya untuk memuaskan diri atau sekedar representasi status, melainkan ada hal yang lebih untuk dilakukan seperti konsumsi sebagai reward, mengkonsumsi untuk mendapatkan kebahagiaan, serta konsumsi untuk mendapatkan pengakuan dari khalayak lain. Konsumsi yang mereka lakukan tidak sekedar atas keinginan pribadi, melainkan adanya dorongan dari luar. Mahasiswa yang tergabung kedalam organisasi IKAPPMAM ini, banyak mengkonsumsi nilai simbolis semata, mereka tidak mementingkan nilai guna serta nilai tukar.Mahasiswa IKAPPMAM dalam mengkonsumsi, hanya mementingkan penampakan luarnya saja, yang mereka anggap lebih penting dari essensinya atau kenyataan dari objek tersebut. Seperti konsumsi fashion , mereka mengkonsumsi berdasarkan apa yang menjadi tren di masyarakat, dan bukan melihat apakah pakaian tersebut memang dibutuhkan dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Perilaku konsumsi Mahasiswa yang menggunakan ShopeePayLater tidak sepenuhnya mengetahui substansi dari yang mereka konsumsi. Mereka telah mengkonsumsi kehampaan, perilaku konsumsi mereka telah dikontrol oleh adanya ShopeePayLater dan kelompok sosialnya. Mereka hanya memenuhi ekspektasi publik, sehingga mereka mengkonsumsi produk perawatan tubuh secara berlebihan, konsumsi pakaian yang tidak memikirkan nilai guna dan mengkonsumsi atas dasar tren media sosial. Kata kunci : Mahasiswa, Konsumsi, Merepresentasikan Status, kehampaan, citra. "
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.S 24 - 23 Nur m | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Student, Consumption, Representing Status. Nothing, Citra. | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM706 Social structure | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 06:22 | ||||||
| Last Modified: | 18 Aug 2026 06:22 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144792 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


