NAYLUL FAROHAH, - (2022) Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Keluarga Dalam Merawat Lansia Hipertensi Berdasarkan Health Belief Model. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (358kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (48kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
131811133016.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tertinggi pada populasi lansia. Lansia memerlukan dukungan dan perawatan oleh keluarga dalam proses pengontrolan hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku keluarga dalam merawat lansia hipertensi berdasarkan health belief model. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah keluarga yang tinggal serumah dengan lansia hipertensi yaitu sebanyak 214 orang dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 139 orang sebagai keluarga yang merawat lansia dengan hipertensi yang terdata di Puskesmas Pegirian Surabaya. Variabel independen pada penelitian ini adalah perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefits, perceived barriers, perceived self-efficacy. Variabel dependen pada penelitian ini adalah perilaku keluarga dalam merawat lansia dengan hipertensi. Sampel diambil dengan menggunakan metode simpel random sampling berdasarkan pengacakan nama lansia. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p-value<0,05. Hasil: Ada hubungan yang signifikansi antara perceived severity (p-value 0,000), perceived barriers (p-value 0,000), dan perceived self-efficacy (p-value 0,000) dengan perilaku keluarga dalam merawat lansia hipertensi. Kesimpulan: Perilaku keluarga dalam merawat lansia hipertensi dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu perceived severity, perceived barriers, dan perceived self-efficacy. Pada perceived susceptibility dan perceived benefits didapatkan hasil yang tidak signifikan sehingga perlu dilakukan peningkatan pada keluarga terkait faktor yang berhubungan dengan perceived susceptibility dan perceived benefits dalam merawat lansia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKP 29 - 23 Nay a | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Perilaku keluarga, penyakit kronik, model kepercayaan kesehatan. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | |||||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 01:18 | |||||||||
| Last Modified: | 20 Aug 2026 01:18 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144883 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


