Mohamad Akmal Alwi Husein, - (2022) Karakteristik Fisik Dan Kimia Garam Dari Hasil Samping Produksi Kista Artemia Salina Dengan Padat Tebar Yang Berbeda. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
141811233022 HALAMAN I.pdf Download (184kB) |
|
|
Text (BAB I)
141811233022 BAB I.pdf Download (47kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
141811233022.pdf Download (4MB) |
Abstract
Produksi garam nasional di Indonesia belum dapat memenuhi kebutuhan garam industri yang sesuai dengan standar SNI 8207:2016 tentang garam industri aneka pangan. Salah satu cara untuk mendapatkan garam dengan kualitas lebih baik adalah dengan memanfaatkan air hasil samping kultur Artemia salina untuk diproduksi menjadi garam. A. salina memiliki kemampuan untuk mereduksi zat pengotor seperti kalsium dan magnesium untuk digunakan sebagai bahan metabolisme dan pembentukan eksoskeleton saat proses moulting. Pengujian kualitas garam diperlukan untuk memastikan keamanan produk dari zat-zat berbahaya seperti logam berat timbal, kadmium, raksa, dan arsen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan kepadatan tebar pada produksi kista A. salina terhadap karakteristik fisik dan kimia garam yang dihasilkan. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu penambahan padat tebar A. salina sebesar 1000, 1500, 2000, 2500, dan 3000 ekor per 15 liter. Data hasil uji hedonik dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan uji Kruskal Wallis dengan perangkat software SPSS 26.0 lalu diuji lanjut dengan uji Mann Whitney. Data hasil kadar air, kadar NaCl, kadar bagian tidak larut air, kadar iodium, kadar kalsium dan kadar magnesium dianalisis dengan uji statistik ANOVA menggunakan Microsoft Excel lalu diuji lanjut dengan uji BNT. Data pengujian kadar logam berat dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Data hasil pengujian juga dibandingkan dengan SNI 8207:2016 tentang garam industri aneka pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang nyata (P<0,05) pada penambahan padat tebar A. salina terhadap karakteristik fisik dan kimia garam yang dihasilkan. Perlakuan terbaik didapatkan kepadatan tebar 3000/15 L karena pada konsentrasi tersebut paling optimal dalam meningkatkan kadar NaCl dengan mereduksi zat pengotor pada garam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.THP 52 - 23 Moh k | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Salt, Artemia salina, NaCl, Crystallization | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics |
|||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 01:56 | |||||||||
| Last Modified: | 26 Aug 2026 01:56 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145060 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


