Perbedaan Kadar Matriks Metaloproteinase-8 (MMP-8) Dalam Saliva Penderita Periodontitis dengan dan tanpa Diabetes Mellitus Tipe 2

Padma Cahyaning Pertiwi (2022) Perbedaan Kadar Matriks Metaloproteinase-8 (MMP-8) Dalam Saliva Penderita Periodontitis dengan dan tanpa Diabetes Mellitus Tipe 2. UNSPECIFIED thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
021911133045_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (4MB)
[img] Text (BAB I)
021911133045_BAB I.pdf

Download (281kB)
[img] Text (FULLTEXT)
021911133045_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (15MB) | Request a copy
Official URL: https://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus tipe 2 merupakan bentuk yang paling umum dari penyakit metabolik, penyakit ini ditandai dengan adanya kenaikan gula darah akibat dari penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas atau adanya gangguan fungsi insulin (resistensi insulin), dimana hal ini menyebabkan kerusakan produksi insulin. Diabetes mellitus dapat mengakibatkan terjadinya penyakit periodontitis, dimana periodontitis merupakan penyakit radang khas yang merusak jaringan periodontal, jaringan lunak dan tulang alveolar, dapat menyebabkan penderita kehilangan gigi. MMP-8 termasuk MMP kolagenolitik utama yang dapat terdeteksi pada jaringan gingiva dan cairan oral, yang dapat menjadi biomarker periodontal yang dapat diukur. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan kadar matriks metaloproteinase-8 (MMP-8) dalam saliva penderita periodontitis dengan dan tanpa diabetes mellitus tipe 2. Metode: Penelitian analitik observasional dengan rancangan cross-sectional dengan subyek penelitian sebanyak 85 pasien dengan usia di atas 35 tahun dengan teknik cluster random sampling. Subyek penelitian dibagi menjadi 4 kelompok yang terdiri dari, 18 pasien normal, 21 pasien periodontitis, 24 pasien diabetes mellitus tipe 2 dan 22 pasien periodontitis dengan diabetes mellitus tipe 2. Pengukuran penyakit periodontal menggunakan kuisoner, pengukuran poket dan LOA dan pengambilan saliva menggunakan metode spitting. Data diuji secara statistik menggunakan Kruskall Wallis dan One Way ANOVA. Hasil: Terdapat hasil berbeda signifikan pada variabel kadar MMP-8, kadar gula darah, usia, poket, dan LOA dengan nilai p = 0,000 (P value < 0,05). Kesimpulan: Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa diabetes mellitus tipe 2 merupakan faktor risiko utama yang memberikan efek negatif pada jaringan periodontal, yang berkontribusi terhadap peningkatan kerentanan terhadap periodontitis.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Additional Information: KKA KK S.FKG 178 - 23 Pad p
Uncontrolled Keywords: MMP-8, Type 2 Diabetes Mellitus, Periodontitis, Good Health, Well Being
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM
Padma Cahyaning PertiwiNIM021911133045
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 28 Aug 2026 03:02
Last Modified: 28 Aug 2026 03:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145179
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item