DETERMINAN KEJADIAN GIZI LEBIH PADA MAHASISWA UNIVERSITAS AIRLANGGA

HASANAH AYUNINGTYAS (2022) DETERMINAN KEJADIAN GIZI LEBIH PADA MAHASISWA UNIVERSITAS AIRLANGGA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101811233024_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (9MB)
[img] Text (BAB I)
101811233024_BAB I.pdf

Download (6MB)
[img] Text (FULLTEXT)
101811233024_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Gizi lebih menjadi salah satu masalah kesehatan global yang disebabkan oleh ketidakseimbangan energi di dalam tubuh, sehingga kelebihan jumlah asupan energi ini disimpan dalam bentuk cadangan lemak. Faktor lain yang berperan dalam kejadian gizi lebih, diantaranya genetik, aktivitas fisik yang rendah, tingkat stres yang tinggi, pengetahuan yang kurang, sedentary lifestyle, serta pola makan. Aktivitas sebagai seorang mahasiswa, dapat berdampak terhadap pola makan, kualitas tidur, dan aktivitas fisik, yang mempengaruhi status gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis determinan kejadian gizi lebih pada mahasiswa Universitas Airlangga angkatan 2019. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, kepada 107 mahasiswa yang dipilih dengan cara proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data meliputi wawancara online terkait riwayat makan dan kuesioner melalui google form yang berisi karakteristik individu, kuesioner kebiasaan sarapan, kuesioner PSQI, dan kuesioner IPAQ-SF. Analisis statistik dengan menggunakan uji chi square dan uji regresi logistik. Prevalensi gizi lebih pada mahasiswa Universitas Airlangga angkatan 2019 sebesar 38,32%. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik, tingkat konsumsi energi sarapan, tingkat konsumsi energi sehari, tingkat konsumsi protein sehari, dan tingkat konsumsi lemak sehari dengan kejadian gizi lebih. Faktor yang berpengaruh terhadap kejadian gizi lebih pada mahasiswa Universitas Airlangga angkatan 2019 adalah tingkat konsumsi protein sehari yang berlebih dan aktivitas fisik ringan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian gizi lebih adalah tingkat konsumsi protein sehari berlebih dan aktivitas fisik ringan. Bagi mahasiswa dengan status gizi lebih, dapat lebih meningkatkan kesadaran terhadap konsumsi protein dalam keseharian, seperti mengurangi kebiasaan konsumsi jenis protein fast food, makanan gorengan, serta menggunakan waktu luang perkuliahan untuk meningkatkan aktivitas fisik dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di kampus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM.G 35 - 23 Has d
Uncontrolled Keywords: student collage, determinant, overnutrition
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Program Studi Gizi
Creators:
CreatorsNIM
HASANAH AYUNINGTYASNIM101811233024
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSITI RAHAYU NADHIROHNIDN197505312006042001
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 03 Sep 2026 00:51
Last Modified: 03 Sep 2026 00:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145363
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item