TRI SETYO AJI, - (2022) AKSESIBILITAS PEMBIAYAAN FINANSIAL TEKNOLOGI SYARIAH DALAM MENDUKUNG KEUANGAN INKLUSIF BAGI SEKTOR MIKRO KELAUTAN DAN PERIKANAN. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (333kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (33kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
151910613081.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Perhatian pemerintah tentang adanya kebutuhan finansial teknologi, yang tertuang pada Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 117/DSN-MUI/II/2018 tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi Berdasarkan Prinsip Syariah lahir sebagai jawaban atas kebutuhan yang berkenaan dengan transaksi non-ribawi, Fintek secara umum sendiri hadir untuk memperluas layanan jasa keuangan dan mendukung sistem keuangan yang lebih inklusif. Informan Akademisi juga menambahkan bahwa pemerintah “menyadari betul” perkembangan ini, sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, maka merupakan tempat yang potensial bagi sektor keuangan fintek Syariah, memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang didukung oleh pertumbuhan penetrasi internet di Indonesia yang terus tumbuh. Dari hasil pemaparan tersebut, mengisyaratkan bahwa kemajuan industri kelautan dan perikanan dengan melakukan ekspansi usaha dan inovasi pada teknologi perikanan, baik cara melaut, hingga pengolahan hasil laut. Pemaparan Informan Akademisi ini didukung oleh hasil penelitian oleh Widihastuti dan Huda (2019) yang menyimpulakn hasil penelitian bahwa kinerja usaha pengolahan mikro masih layak untuk dikembangkan. Para pelaku usaha telah bekerja sama sengan lembaga keuangan pembiayaan formal sebagai akses permodalan. Diharapkan dengan adanya akses permodalan akan dapat meningkatkan usaha dan kesejahteraan pelaku usaha skala mikro. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus berdasarkan pendekatan penelitian yang dengan teknik narasi tunggal digunakan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kasus. Pelaku fintek mendapatkan insight bahwa skema pembiayaan baru dengan model channeling bisa diterapkan untuk bisnis yang high risk (yang dimaksud disini adalah pelaku umkm kelautan dan prikanan), yang akad dan term and conditionnya harus bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dari nelayan dan pelaku umkm terkait. Sehingga praktisi fintek syariah sendiri mendapatkan opsi perluasan model pembiayaan dan target market pembiayaan baru.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 T.FEB.SEI 10 - 23 Tri a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pembiayaan Syariah, Fintek Syariah, UMKM Perikanan dan Kelautan | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance > HG4001-4285 Finance management. Business finance.Corporation finance | ||||||
| Divisions: | 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S2 Sains Ekonomi Islam | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 07:47 | ||||||
| Last Modified: | 04 Sep 2026 07:47 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145457 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


