ARDYA FARMALARISSA ANNIS, - (2022) Gambaran Suspect Dermatitis Kontak Pada Petugas Cleaning Service. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
011911133148 BAB I.pdf Download (48kB) |
|
|
Text (HALAMAN I)
011911133148 HALAMAN I.pdf Download (382kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011911133148.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Dermatitis kontak adalah penyakit kulit yang diakibatkan oleh bahan atau zat yang terpapar pada kulit. Dermatitis kontak juga dapat disebabkan oleh paparan yang berasal dari lingkungan pekerjaan. Iritasi kumulatif oleh bahan kimia, air, deterjen, udara kering dan bahan iritan lainnya dapat menyebabkan dermatitis pada banyak pekerjaan, salah satunya petugas cleaning service. Dermatitis kontak yang dialami oleh petugas cleaning service dapat berpengaruh terhadap kualitas hidup dan kualitas kerja. Penelitian Tujuan penelitian adalah mempelajari gambaran suspect dermatitis kontak pada petugas cleaning service. Jenis penelitian adalah observasional dengan desain penelitian adalah cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh petugas cleaning service di Universitas Airlangga Surabaya. Besar sampel sebanyak 86 responden yang diambil dengan cara simple random sampling. Pengumpulan data dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Data disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan angka prevalensi suspect dermatitis kontak sebesar 84,88%. Sedangkan prevalensi suspect dermatitis kontak akibat kerja sebesar 59,3%. Rata-rata usia adalah 35,02 tahun dengan rentang usia 19 – 56 tahun. Sebagian besar (81,4%) responden adalah laki-laki. Rata-rata lama kerja responden adalah 5,3 tahun dengan rentang 1–27 tahun. Sebagian besar responden (33,7%) mengatakan bahwa agen yang diduga menyebabkan alergi pada kulit adalah bahan kimia. Jenis bahan kimia terbanyak yang digunakan adalah deterjen. Penyebab alergi lainnya adalah air selokan, jamur, obat, dan cuaca dingin. Sebagian besar responden (44,2%) memiliki pengetahuan cukup tentang Dermatitis Kontak. Sebagian besar responden (84.88%) pernah mengalami gejala Dermatitis Kontak. Profil suspect Dermatitis kontak pada petugas cleaning service yang dipelajari pada penelitian ini yaitu karakteristik reponden, wayat kontak dengan bahan kimia, riwayat alergi, dan riwayat atopi, tindakan pencegahan dermatitis kontak (penggunaan APD dan personal hygiene), dan tingkat pengetahuan tentang dermatitis kontak. Saran yang dapat diberikan yaitu program edukasi tentang dermatitis kontak kepada petugas cleaning service, pemeriksaan kesehatan, serta adanya pengawasan oleh supervisor dalam pengunaan APD.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 173 - 23 Ard g | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | contact dermatitis, cleaning service | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RL Dermatology | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 02:09 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Sep 2026 02:09 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145493 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


