Hubungan Self-Compassion Dengan Resiliensi Perempuan Dewasa Awal Korban Kekerasan Dalam Pacaran

Adinda Putri Azzahra, - (2022) Hubungan Self-Compassion Dengan Resiliensi Perempuan Dewasa Awal Korban Kekerasan Dalam Pacaran. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
111811133170_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (258kB)
[img] Text (BAB I)
111811133170_BAB I.pdf

Download (190kB)
[img] Text (FULLTEXT)
111811133170_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dengan resiliensi perempuan dewasa awal korban kekerasan dalam pacaran. Maraknya kasus kekerasan dalam pacaran pada perempuan dewasa awal yang saat ini terjadi menyebabkan korbannya mengalami stres, masa sulit, dan dampak negatif lainnya yang berkepanjangan. Di sisi lain, terdapat korban kekerasan dalam pacaran yang mampu beradaptasi dengan kondisi sulit atau mencapai resiliensi. Resiliensi sendiri dapat dicapai apabila individu mampu untuk menerima secara positif kondisi apa pun yang terjadi dalam hidupnya tanpa menyalahkan diri, dimana hal ini berkaitan dengan sikap self-compassion. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan survei sebagai teknik pengumpulan data. Subjek penelitian ini adalah 120 perempuan dewasa awal korban kekerasan dalam pacaran berusia 18-25 tahun. Survei dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara daring menggunakan Self- Compassion Scale yang telah diadaptasi dari alat ukur yang dikembangkan oleh Neff (2003) dan The Connor Davidson Resilience Scale yang telah diadaptasi dari alat ukur yang dikembangkan oleh Connor dan Davidson (2003). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Product Moment Pearson menggunakan bantuan program IBM SPSS 23.0 for Macs. Hasil analisis data penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan diantara self-compassion dan resiliensi perempuan dewasa awal korban kekerasan dalam pacaran (r= 0,614; p=0,000). Artinya apabila perempuan dewasa awal korban kekerasan dalam pacaran memiliki kemampuan self-compassion yang tinggi, maka semakin tinggi pula kemampuan resiliensi yang dimilikinya dalam menghadapi kekerasan dalam pacaran yang dialaminya. Sikap self- compassion tinggi yang dimiliki oleh korban kekerasan dalam pacaran dapat membantu untuk mengurangi perasaan malu dan menyalahkan diri sendiri dan mendorong untuk mengubahnya menjadi perasaan sayang dan pengertian terhadap diri sendiri, sikap ini tentunya akan sangat berdampak bagi seorang individu untuk mencapai resiliensi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK S.Psi.77-22 Adi h
Uncontrolled Keywords: Self-compassion, resiliensi, perempuan dewasa awal, korban kekerasan dalam pacaran.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi
Creators:
CreatorsNIM
Adinda Putri Azzahra, -NIM111811133170
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorIKE HERDIANA, -NIDN0022057505
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 08 Sep 2026 04:08
Last Modified: 08 Sep 2026 04:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145561
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item