PROFIL KLINIKOPATOLOGI PENDERITA GRAVES’ DISEASE DI RSUD DR. SOETOMO PADA RENTANG JANUARI 2016 – DESEMBER 2020

Afkarina Norma Asilah, - (2022) PROFIL KLINIKOPATOLOGI PENDERITA GRAVES’ DISEASE DI RSUD DR. SOETOMO PADA RENTANG JANUARI 2016 – DESEMBER 2020. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
011911133064 HALAMAN I.pdf

Download (158kB)
[img] Text (BAB I)
011911133064 BAB I.pdf

Download (42kB)
[img] Text (FULL TEXT)
011911133064.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

PROFIL KLINIKOPATOLOGI PENDERITA GRAVES’ DISEASE DI RSUD DR. SOETOMO PADA RENTANG JANUARI 2016 – DESEMBER 2020 ABSTRAK Latar Belakang : Graves’ disease merupakan kelainan autoimun yang menjadi pemicu utama sekresi hormon tiroid yang berlebihan. Graves’ disease memiliki tiga karakteristik klinis utama yaitu pembesaran kelenjar tiroid, protrusi pada mata (oftalmopati), serta lesi pada kulit (dermopati), dengan hasil pemeriksaan laboratoris penurunan TSH, peningkatan FT3 dan FT4, serta peningkatan antibodi reseptor TSH (TRAb). Tujuan : Mengetahui profil klinik dan laboratoris serta gambaran patologi anantomi penderita Graves’ disease di RSUD Dr. Soetomo pada rentang Januari 2016 – Desember 2020. Metode : Penelitian ini adalah penelitian retrospektif observasional dengan menggunakan rekam medis pasien Graves’ disease di Pelayanan Endokrinologi Terintegrasi dan Laboratorium Patologi Anatomi RSUD Dr. Soetomo dengan rentang waktu Januari 2016 hingga Desember 2020. Pada penelitian ini dilakukan evaluasi profil pasien Graves’ disease yang mencakup usia pasien, jenis kelamin, keluhan utama, tanda vital, kadar TSH, FT4, T3 total, dan T4 total, gambaran radiologis, gambaran patologi anatomi, dan terapi yang diberikan Hasil : Berdasarkan tabulasi data didapatkan 172 pasien PV di URJ Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada rentang Januari 2016 – Desember 2020, didapatkan jenis kelamin terbanyak adalah perempuan (76,2%), kelompok usia terbanyak adalah pada usia 31 – 40 tahun (32%), keluhan utama terbanyak adalah berdebar-debar (53,5 %). Pemeriksaan suhu tubuh, frekuensi pernapasan, dan denyut nadi pasien normal pada mayoritas pasien, sedangkan tekanan darah terbanyak pada kategori prehipertensi. Hasil pengukuran kadar TSH pada sebagian besar pasien (83,3%) di bawah batas normal, sedangkan hasil pengukuran kadar FT4, T3 total, dan T4 total mayoritas (59,1%, 57,8%, 50%) di atas batas normal. Gambaran radiologis terbanyak menunjukkan karakteristik hipertiroid pada 87 pasien, dengan gambaran struma difusa yang paling sering muncuk. Uraian kesan hasil pemeriksaan patologi anatomis yang paling sering ditemukan dari 42 pasien adalah nodular colloid goitre. Terapi yang diberikan pada sebagian besar pasien (76,2%) adalah tiamazol dan propranolol. Kesimpulan : Diagnosis Graves’ disease dapat ditegakkan berdasarkan anamnesis, gejala klinis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratoris. Pemeriksaan radiologis dan patologi anatomi dapat digunakan sebagai evaluasi tambahan. Kata kunci : Graves’ disease, profil klinis, profil laboratoris, gambaran patologi anatomis

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.D 186 - 23 Afk p
Uncontrolled Keywords: Graves' disease, clinical profile, laboratory profile, anatomical pathology features
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
Afkarina Norma Asilah, -NIM011911133064
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorRIO WIRONEGORO, -NIP197803182008121002
Thesis advisorNILA KURNIASARI, -NIP198101232006042001
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 11 Sep 2026 03:28
Last Modified: 15 Sep 2026 03:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146354
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item