ANALISIS PENGGUNAAN AMINOFILIN PADA PASIEN COVID-19 DENGAN ACUTE RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME (ARDS)

ERIKA ASTANTI (2022) ANALISIS PENGGUNAAN AMINOFILIN PADA PASIEN COVID-19 DENGAN ACUTE RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME (ARDS). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
051915153023_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (395kB)
[img] Text (BAB I)
051915153023_BAB I.pdf

Download (227kB)
[img] Text (FULLTEXT)
051915153023_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

BACKGROUND – Angka kematian yang disebabkan oleh COVID-19 dengan komplikasi ARDS cukup tinggi. Aminofilin diberikan sebagai tambahan terapi selain terapi standar pada pasien COVID-19 dengan komplikasi ARDS berdasarkan studi sebelumnya bahwa aminofilin memiliki efek bronkodilator, antiinflamasi, meningkatkan aktifitas diafragma, imunomodulator, dan anti-RNA virus dengan parameter peningkatan kondisi klinis, peningkatan rasio P/F, dan penurunan marker inflamasi interleukin-6 and CRP. OBJECTIVE – Untuk menentukan pola dan pengaruh aminofilin pada pasien COVID-19 dengan ARDS. METHOD – Studi retrospektif observasional dengan teknik purposive time limited sampling, digunakan pada studi ini untuk menentukan pola dan pengaruh aminofilin pada pasien COVID-19 dengan ARDS. Pasien yang memenuhi kriteria inklusi diberi tambahan terapi aminofilin selain terapi standar. Parameter diukur sebelum dan sesudah aminofilin diberikan. RESULT AND CONCLUSION – Pola penggunaan aminofilin pada pasien COVID-19 dengan komplikasi ARDS antara lain, aminofilin diberikan dengan dosis loading 240-480 mg iv bolus in 30 menit, dilanjutkan dengan dosis penjagaan 720-960 mg/24 jam dengan infus lambat, denga rute pemberian melalui intra vena dan per oral, dan durasi terbanyak 5 hari (rentang 1-18 hari). Dari 51 yang memenuhi kriteria inklusi, satu dieksklusi karena data kurang lengkap. Dari 50 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, sebanyak 34 pasien (68% ) meninggal. Aminofilin sebagai tambahan terapi padi pasien COVID-19 dengan ARDS memberikan pengaruh peningkatan parameter klinis, yaitu penurunan laju pernafasan ( RR ) signifikan secara statistik , peningkatan parameter rasio P/F, dan penurunan parameter CRP tetapi tidak signifikan secara statistik.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK T.FF.FK 13 - 23 Eri a
Uncontrolled Keywords: COVID-19, Aminophylline, ARDS, Mortality, ICU, Adjunctive
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC705-779 Diseases of the respiratory system
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > S2 Farmasi Klinik
Creators:
CreatorsNIM
ERIKA ASTANTINIM051915153023
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMAHARDIAN RAHMADINIDN198103142005011002
Thesis advisorARINA DERY PUSPITASARINIDN198504212015042002
Thesis advisorANNA SURGEAN VETERININIDN197910162020096201
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 11 Sep 2026 08:41
Last Modified: 11 Sep 2026 08:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146456
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item