HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU, FAKTOR PEKERJAAN, DAN FAKTOR PSIKOLOGIS DENGAN KELELAHAN KERJA (Studi Pada Pengemudi Mobil Tangki BBM di PT X Jakarta Tahun 2022)

JASMINA VIDI QUAMILLA, - (2022) HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU, FAKTOR PEKERJAAN, DAN FAKTOR PSIKOLOGIS DENGAN KELELAHAN KERJA (Studi Pada Pengemudi Mobil Tangki BBM di PT X Jakarta Tahun 2022). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
cover.pdf

Download (235kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (59kB)
[img] Text (FULL TEXT)
101811133188.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan di ranah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Salah satu pekerjaan yang dapat menyebabkan kelelahan kerja adalah mengemudi. Mengemudi dalam waktu yang lama dengan sifat yang monoton dapat menyebabkan kelelahan kerja yang tidak lepas dari berbagai faktor seperti faktor individu, faktor pekerjaan, dan faktor psikologis pekerja. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancang bangun cross sectional. Populasi yang digunakan yaitu pengemudi mobil tangki BBM harian di PT X Jakarta dengan sampel penelitian sebesar 40 orang, diambil menggunakan purposive random sampling. Pengumpulan data meliputi kuesioner karakteritstik individu, kuesioner stres kerja, kuesioner kelelahan kerja, dan diperkuat dengan wawancara pekerja serta observasi lingkungan kerja. Data disajikan ke dalam bentuk distribusi frekuensi dan tabulasi silang yang dianalisis menggunakan uji korelasi rank spearman dan uji koefisien kontingensi chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengemudi berusia 46-55 tahun (35%), status gizi normal (60%), memiliki masa kerja kurang dari 5 tahun (75%), bekerja pada shift siang (60%), merupakan perokok sedang (67,5%), dan mengalami stres kerja sedang (87,5%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara usia (Sig= 0,009), masa kerja (Sig= 0,041), shift kerja (p-value = 0,020), dan faktor psikologis yaitu stres kerja (Sig= 0,022) dengan kelelahan kerja sedangkan antara status gizi (Sig= 0,908) dan kebiasaan merokok (Sig= 0,356) tidak ada hubungan dengan kelelahan kerja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tua usia pekerja, seberapa lamapun masa kerjanya, apapun bentuk pergeseran yang dijalani, kebiasaan merokok, dan tingkat stres kerja yang dialami oleh pekerja dapat menimbulkan kelelahan yang dialami oleh pekerja. Saran yang dapat diberikan adalah menerapkan manajemen terkait dengan kelelahan kerja, melakukan pengawasan dan perhatian terhadap waktu istirahat pengemudi, meningkatkan sarana dan fasilitas, menerapkan peraturan yang berlaku, memberikan waktu istirahat dan asupan gizi yang cukup kepada pekerja, serta menerapkan pola hidup sehat bagi pengemudi."

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM 50 - 23 Jas h
Uncontrolled Keywords: Driving, Work Fatigue, Work Stress
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
JASMINA VIDI QUAMILLA, -NIM101811133188
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorTRI MARTIANA, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 14 Sep 2026 06:51
Last Modified: 14 Sep 2026 06:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146710
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item