ATHIRAH BALQIS, - (2022) PROFIL PASIEN EMBOLI PARU DI RSUD DR SOETOMO SURABAYA PERIODE 2019-2021. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
011911133121 HALAMAN I.pdf Download (388kB) |
|
|
Text (BAB I)
011911133121 BAB I.pdf Download (42kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011911133121.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Emboli paru adalah penyakit kardiovaskular yang merupakan salah satu bentuk manifestasi dari tromboemboli vena. Emboli paru terjadi akibat obstruksi oleh thrombus pada arteri paru. Gejala yang tidak spesifik dan berbagai macam presentasi klinis hingga asimtomatik, membuat diagnosis penyakit ini menjadi tantangan tersendiri. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis profil dari seluruh pasien emboli paru di RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode 2019 – 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode studi retrospektif menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien emboli paru tahun 2019 – 2021. Hasil penelitian ini dianalisis dengan SPSS dan hasil disajikan dalam bentuk tabel. Variabel yang diamati meliputi; usia, jenis kelamin, pekerjaan, hasil pemeriksaan fisik, kriteria dan skor Geneva, kriteria dan skor PESI, tanda vital, darah lengkap, pemeriksaan penunjang, lokasi thrombus, terapi farmakologis, durasi rawat inap, dan Riwayat DVT. sebanyak 33 pasien emboli paru memenuhi kriteria inklusi. Didapatkan kelompok usia didominasi oleh kelompok usia 36-45, dan 56- 65 tahun dengan masing-masing presentase sebanyak 30,3%. Jenis kelamin terbanyak didominasi oleh laki-laki (66,7%). Jenis pekerjaan didominasi oleh wiraswasta (36,4%). Hasil pemeriksaan fisik terbanyak adalah sesak napas (43,3%). Skor Geneva didominasi oleh kelompok intermediate (78,8%) dengan kriteria yang paling banyak terpenuhi adalah HR>95 bpm (40%). Skor PESI didominasi oleh kelompok kelas III (36,4%) dengan kriteria yang paling banyak terpenuhi adalah kategori laki-laki (36,1%). Tanda vital dalam batas normal, terkecuali hasil respiratory rate diatas normal dengan rerata 24x/mnt. Darah lengkap dalam batas, normal terkecuali hasil sel darah putih diatas normal dengan rerata 12,2 103/?l. Jenis pemeriksaan penunjang yang paling banyak dilakukan adalah ekokardiografi (23,7%). Lokasi trhombus didominasi pada arteri perifer paru (60%). Terapi farmakologis yang paling banyak diberikan adalah golongan antikoagulan (76,5%). Durasi rawat inap pasien didominasi oleh kategori 38 hari (42,4%). Mayoritas pasien emboli paru tidak memiliki Riwayat DVT (72,7%).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 197 - 23 Ath p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pulmonary Embolism, Profile, Venous Thromboembolism | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC705-779 Diseases of the respiratory system | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 00:17 | |||||||||
| Last Modified: | 16 Sep 2026 00:17 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146880 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


