HARIANTO RANTESALU (2022) PENANGGULANGAN KEJAHATAN PENIPUAN BELANJA ONLINE DI WILAYAH KEPOLISIAN DAERAH JAWA TIMUR. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
091814853007_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
091814853007_BAB I.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
091814853007_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis modus serta faktor penyebab terjadinya penipuan jual beli melalui sarana e-commerce serta untuk menganalisis penanganan tindak pidana penipuan jual beli online serta kendala yang terjadi dalam proses penegakan hukumnya. Kepustakaan penelitian ini menggunakan konsep tindak pidana, konsep penipuan, ketentuan pidana dalam UU ITE, teori kejahatan, pembuktian dalam perkara pidana serta kebijakan penanggulangan tindak pidana. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian empiris. Modus yang digunakan pelaku penipuan jual beli online adalah dengan mengajak pembeli bertransaksi di luar marketplace resmi, berpura-pura mengatasnamakan merchant online, meminta OTP korban, penipu berpura-pura dari bea cukai dan meminta tambahan pemabayaran pada korbannya, penipu mengirimkan barang secara COD dan kurir meminta pembayaran pada korbannya dan tentunya barang tersebut tidak sesuai dengan deskripsinya. Adapun penyebab terjadinya penipuan jual beli online lebih dikarenakan oleh kultur budaya masyarakat, belum tersertifikasinya secara menyeluruh setiap proses jual beli melalui media sosial ataupun online, faktor ekonomi, pencarian jati diri serta minimnya resiko tertangkap yang menyebabkan penipuan online marak terjadi. Kendala-kendala yang dihadapi penyidik dalam penanggulangan perkara penipuan online antara lain :Kendala Penyelidikan dan Penyidikan, Sulitnya membuka rekening pelaku karena perijinan birokrasi bank, Kurang Maksimalnya koordinasi pihak penyidik Polda Jatim dengan operator selular atau pun internet service provider, Minimnya penyidik Polda Jatim yang memiliki latar belakang informatika, Ketidaksamaan Persepsi Penanganan Kejahatan Penipuan Online antar Penegak Hukum, Masalah Yurisdiksi, serta Kendala Substansi Hukum Positif.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 T.SPs.KIK 04 - 23 Har p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Countermeasures, Crime, Online Fraud | |||||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws > K7340-7512 Commercial law | |||||||||
| Divisions: | 09. Sekolah Pasca Sarjana > Kajian Ilmu Kepolisian | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 03:08 | |||||||||
| Last Modified: | 16 Sep 2026 03:08 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147086 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


