Maulita Isnaini, - (2022) Eksistensi Mandor Dalam Pemanfaatan Hutan Di Desa Bareng Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071811333003 _HALAMAN JUDUL.pdf Download (526kB) |
|
|
Text (BAB I)
071811333003_BAB I.pdf Download (204kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071811333003_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (974kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini membahas mengenai keberadaan mandor dalam menggunakan potensi sosial kapital sebagai upaya menjaga eksistensi untuk memanfaatkan hutan di Desa Bareng Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro. Pada pelaksanaan pengelolaan hutan ditemukan kendala terkait dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar hutan, dikarenakan masyarakat memiliki ketergantungan pada lahan hutan. Hal tersebut dijadikan peluang bagi mandor untuk memanfaatkan situasi ketergantungan masyarakat pada hutan milik negara melalui jabatan pekerjaan sebagai mandor atau pengawas pada Perum Perhutani. Maka tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui tentang bagaimana mandor menerapkan sosial kapital dalam memanfaatkan hutan sebagai upaya menjaga eksistensi di Desa Bareng Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mendapatkan pengalaman dari seorang mandor di Perum Perhutani dalam memanfaatkan potensi sosial-kapital yang dimiliki untuk pemanfaatan hutan sebagai upaya menjaga eksistensi di Desa Bareng Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro secara mendalam. Peneliti menggunakan teori sosial kapital milik Nan Lin sebagai pisau analisis dari hasil temuan data dilapangan. Praktik yang dilakukan mandor menggunakan potensi sosial kapital dengan mengkapitalisasi sumber daya. Dimana Lin mengklasifikasikan dua jenis sumber modal: (1) modal pribadi atau manusia dan (2) modal sosial (Lin, 2001: 55). Kesimpulan terkait keberhasilan mandor menjaga eksistensi melalui sosial kapital dalam pemanfaatan hutan di Desa Bareng. Pertama, mandor menggunakan menerapkan sosial kapital membangun relasi kepada pemangku kepentingan mulai dari petani, pengusaha mebel, dan tokoh masyarakat. Melalui penggunaan sosial kapital mandor berhasil mencapai tujuan kepentingannya melalui sumber daya sosial. Kedua, mandor mempertahankan eksistensi dalam pemanfaatan hutan dengan menjaga kepercayaan dari masyarakat sebagai penyedia kebutuhan masyarakat, menjaga ikatan sosial dengan aktif berinteraksi, dan mempertahankan status sosial yang dimiliki dari jabatan sebagai pegawai perhutani agar tetap memiliki kekuasaan dalam menjalankan kewenangan dan mendistribusikan kepentingan mandor.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK S.FISIP.P.27-22 Mau e | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Mandor, kekuasaan, sosial kapital, hutan | ||||||
| Subjects: | J Political Science | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 08:36 | ||||||
| Last Modified: | 16 Sep 2026 08:36 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147187 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


