RAHAJENG DINDA AYU PRIANDITA (2022) PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG MIX N2O TERHADAP NILAI ORGANOLEPTIK DAN EKONOMI PADA BOLU KUKUS YANG BERPOTENSI SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN PADA BALITA WASTING. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101611133203_HALAMAN JUDUL.pdf Download (759kB) |
|
|
Text (BAB I)
101611133203_BAB I.pdf Download (393kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101611133203_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Wasting merupakan kondisi anak kekurangan asupan energi atau nutrisi yang memiliki ciri-ciri kurangnya berat badan apabila dibandingkan dengan tinggi badan anak. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengobati wasting adalah memperbaiki gizi dan asupan gizi balita dalam bentuk pemenuhan asupan makronutrien yang mencakup protein, karbohidrat dan lemak. Protein dan mikronutrien memiliki peran penting dalam tubuh, yang meliputi menjaga dan memperbaiki jaringan tubuh. Intervensi yang dapat dilakukan dalam menyembuhkan wasting adalah memastikan balita mendapat konsumsi makanan yang baik seperti protein, energi dan lemak yang baik untuk menaikkan berat badan. Pemerintah merekomendasikan pemberian makanan tambahan (PMT) pada balita maupun golongan rentan yang membutuhkan. Konsumsi ikan lele dan ibu jalar ungu dipercaya dapat memberikan kebutuhan protein maupun energi yang dibutuhkan tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan substitusi tepung mix N2O, serta mengetahui nilai ekonomi dalam produk bolu kukus sebagai kudapan bagi balita wasting. Jenis penelitian pada taha pengembangan formulasi adalah penelitian eksperimental murni, sedangkan pada tahap uji daya terima organoleptik merupakan penelitian eksperimental semu. Panelis penelitian terdiri dari panelis tidak terlatih dan anak-anak berjumlah 30 ibu dan balita. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik dengan uji Kruskal Wallis dan Uji Mann Whitney (? ? 0,05). Hasil uji organoleptik oleh panelis tidak terlatih menyimpulkan bahwa formula terbaik adalah F1 (substitusi tepung mix N2O sebanyak 25 g) dengan nilai rata-rata 3,86 dan nilai ekonomi Rp 17.481,5. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pada warna (0,031) dan tekstur (0,002) substitusi tepung mix N2O terhadap bolu kukus. Hasil pengolaha data uji kesukaan, nilai gizi dan nilai ekonomi menunjukkan formula optimasi terbaik adalah F1. Formula substitusi F1 memiliki nilai rata-rata daya terima paling tinggi dan nilai ekonomi paling murah urutan kedua, sehingga formula F1 layak sebagai makanan tambahan bagi balita dengan wasting.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 163 - 23 Rah p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Wasting, children under 5 years old, stemed sponge cake, cat fish and purple sweet potato flour, economic value | ||||||
| Subjects: | T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 06:53 | ||||||
| Last Modified: | 17 Sep 2026 06:53 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147347 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


