SOFIOLA FARA DIBA (2022) Pengembangan Kapasitas Cangkrukan Entrepreneur Muda Surabaya (Cak Emus) dalam Menghadapi Pandemi Covid-19. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071711133118_HALAMAN JUDUL.pdf Download (140kB) |
|
|
Text (BAB I)
071711133118_BAB I.pdf Download (530kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071711133118_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan kapasitas pengusaha muda startup di iovasi Cangkrukan Entrepreneur Muda Surabaya di masa pandemi. Hal ini berangkat dari fakta bahwa ada banyak sekali perusahaan rintisan yang berhenti beroperasi di masa pandemi karena tidak mampu bertahan dalam perubahan yang ada. Berbeda dengan hal tersebut, CAK EMUS malah melahirkan banyak startup baru dan tidak ada perusahaan rintisan yang harus berhenti beroperasi. Maka atas latar belakang tersebut penelitian ini berusaha menjawab tentang bagaimana pengembangan kapasitas pengusaha muda startup yang ada pada inovasi Cangkrukan Entrepreneuer Muda Surabaya dan juga kendala yang ditemukan saat melakukan pengembangan kapasitas organisasi di masa pandemi. Adapun kerangka teoritik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pengembangan kapasitas organisasi oleh Horton. Dalam menganalisis pengembangan kapasitas organisasi di CAK EMUS ini digunakan lima indikator sebagaimana yang disampaikan Horton antara lain: 1) sumber daya manusia; 2) infrastruktur, teknologi, dan sumber daya keuangan; 3) kepemimpinan strategis; 4) program dan proses manajemen; 5) jejaring kerja sama dan hubungan dengan pihak lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Data utama yang digunakan adalah hasil wawancara yang dilakukan oleh pihak terkait dan juga hasil observasi singkat yang dilakukan di tempat penelitian. Adapun hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengembangan kapasitas organisasi pada pengusaha muda startup di Cangkrukan Entrpreneur Muda Surabaya telah dilakukan sesuai dengan lima indikator tersebut. Tetapi meskipun demikian, aspek yang menonjol dalam pengembangan kapasitas di organisasi tersebut adalah program dan proses manajemen dan jejaring kerjasamanya. Sedangkan kendala yang dialami dalam pengembangan kapasitas ditemukan bahwa tidak ada kendala yang berarti selain hanya penyesuaian kegiatan yang awalnya dilakukan secara langsung diubah menjadi daring. Kata kunci: pengembangan kapasitas, organisasi, startup, pandemi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.AP. 25 - 23 Sof p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | capacity building, organization, startup, pandemic | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations > HM756-781 Community H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > HN41-46 Community centers. Social centers J Political Science > JS Local government Municipal government |
||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||||
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 02:26 | ||||||
| Last Modified: | 18 Sep 2026 02:26 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147429 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


