MOHAMMAD SULKIFLI, - (2022) BUSINESS CONTINUITY PLANNING (BCP) PADA USAHA WEDDING ORGANIZER DI SURABAYA, STUDI KASUS : HASTANA ( HIMPUNAN PERUSAHAAN PENATA ACARA PERNIKAHAN) JAWA TIMUR. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (152kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (84kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
041824353027.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Covid 19 muncul sebagai virus jenis baru di seluruh dunia. Banyaknya korban dan penderita menjadikan pemerintah mengambil langkah untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kondisi ini berdampak pada jasa WO, karena jasa WO membantu klien menyelenggarakan pernikahan yang mengumpulkan banyak orang. Business Continuity Plan merupakan salah satu konsep yang dapat membantu pelaku ekonomi kreatif salah satunya adalah usaha jasa wedding organizer dalam menghadapi situasi tak terduga seperti pandemic covid 19 yang dapat mempengaruhi aktivitas bisnisnya. Tujuan dari perancangan BCP dalam penelitian ini adalah untuk memberikan masukan kepada pelaku industry kreatif WO untuk mengantisipasi, merespon dan mengambil langkah yang tepat agar adanya dampak COVID-19 tidak banyak berdampak pada bisnis dijalankan meskipun saat ini sudah masuk pada PPKM level 1. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain studi kasus. WO yang dipilih adalah Mazarzo dan Seven Production. Yang mewakili WO skala besar dan menengah yang tergabung dalam Hastana. Metode pengambilan data dengan wawancara. Analisis dilakukan mengikuti pola analisis dalam BCP yaitu analisis resiko, Business Impact Analysis, Indirect Response Plan dan Recovery Plan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relatif sudah perencanaan dalam menghadapi pandemic Covid 19. Ada 3 risiko utama yang dihadapi bisnis WO, yang berada pada level risiko tinggi dan dampak yang tinggi adalah risiko biaya, sedangkan level medium dan dampak yang tinggi adalah risiko produksi dan keterlambatan. BCP dirancang dengan melakukan beberapa tahapan antara lain Risk Analysis, Business Impact Analysis (BIA), Incident Response Plan (IRP), Recovery Plan, serta mereview dan menyetujui desain BCP. Adanya desain BCP dapat membantu bisnis WO meminimalisir segala dampak dan risiko atas ancaman yang terjadi, untuk menjaga kelangsungan proses bisnis kritikal, dan meningkatkan kemampuan bisnis WO untuk pulih dari krisis dan gangguan secepat mungkin.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 T.FEB.M 03 - 23 Moh b | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pandemi, Covid-19, Tanggap Pandemi, Kelangsungan Bisnis, BCP, Wedding Organizer, Analisis Risiko, Analisis Dampak Bisnis, Rencana Respons Insiden, Rencana Pemulihan. | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance > HG4001-4285 Finance management. Business finance.Corporation finance | ||||||
| Divisions: | 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 02:32 | ||||||
| Last Modified: | 18 Sep 2026 02:32 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147435 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


