Rahmalia Hidayanti (2022) Faktor Yang Memengaruhi Tingkat Keparahan Digital Vision Syndrome Pada Mahasiswa Learning From Home Selama Pandemi Covid-19 Berdasarkan Konsep Keseimbangan Ergonomi. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
S.FKP.52-22-COV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
S.FKP.52-22-BAB 1.pdf Download (299kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
S.FKP.52-22.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Digital Vision Syndrome merupakan sekumpulan gejala yang banyak dikeluhkan oleh pengguna perangkat digital. Studi pendahuluan memperoleh data sebagian besar mahasiswa mengeluhkan beberapa gejala akibat penggunaan perangkat digital setelah diberlakukannya perkuliahan daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor dalam konsep keseimbangan ergonomi yang berhubungan dengan tingkat keparahan DVS pada mahasiswa Learning from Home. Metode: penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. 323 mahasiswa ditentukan sesuai kriteria penelitian menggunakan teknik simple random sampling. Data yang dikumpulkan menggunakan Zoho form yang disebarkan melalui sosial media. Variabel independen adalah faktor tuntutan tugas yang terdiri atas jenis perangkat, tujuan penggunaan, durasi, tingkat kecerahan layar dan faktor kemampuan kerja antara lain jenis kelamin, riwayat perkuliahan, frekuensi istirahat, jarak pandang, riwayat penglihatan, dan persepsi. Variabel dependen adalah tingkat keparahan DVS. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi <0,05. Hasil: sebagian besar dari 323 mahasiswa mengalami DVS dengan tingkat keparahan ringan (55,7%) dan hampir seluruh mahasiswa mengalami lebih dari 8 gejala DVS (85,4%). Ada hubungan yang signifikan antara tujuan penggunaan perangkat digital (p=0,025) dan jarak pandang (P=0,005) dengan tingkat keparahan DVS. Kesimpulan: mahasiswa mengalami tingkat keparahan DVS ringan dan paling sedikit mengeluhkan 6 dari 16 gejala DVS. Faktor tuntutan tugas dan kemampuan kerja dalam konsep keseimbangan ergonomi memengaruhi tingkat keparahan DVS pada mahasiswa LFH selama pandemi COVID-19.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S FKP 52/22 Rah f | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | digital vision syndrome, learning from home, COVID-19, students | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine R Medicine > RE Ophthalmology |
||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | ||||||
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 03:54 | ||||||
| Last Modified: | 18 Sep 2026 03:54 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147449 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


