Faktor Risiko Kejadian Gangguan Kulit pada Petugas Sampah di Indonesia: Meta Analysis Tahun 2016-2021

Alvina Amanta Yudha, - (2022) Faktor Risiko Kejadian Gangguan Kulit pada Petugas Sampah di Indonesia: Meta Analysis Tahun 2016-2021. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf

Download (181kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (50kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101811133216.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Sampah bisa memberikan dampak negatif terhadap kesehatan apabila pengelolaannya tidak tepat. Salah satu gangguan kesehatan yang timbul adalah gangguan kulit yang sering terjadi pada pekerja di area pembuangan sampah dan dikategorikan menjadi penyakit akibat lingkungan kerja yang kotor. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor risiko karakteristik, personal hygiene, dan pemakaian APD dengan kejadian gangguan kulit pada petugas sampah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 27 artikel penelitian dan pengolahan data dilakukan menggunakan JASP lalu dilakukan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan identifikasi faktor risiko merupakan petugas berusia 30 tahun keatas, masa kerja lebih dari 3 tahun, lama kerja lebih dari 8 jam, personal hygiene yang buruk, dan ketidakpatuhan dalam memakai APD. Terdapat 74.07% artikel dengan angka prevalensi kejadian gangguan kulit melebihi 50% dengan rata-rata 56%. Terdapat hubungan antar variabel karakteristik usia sebanyak 20%, variabel karakteristik masa kerja sebanyak 36.36%, variabel karakteristik lama kerja sebanyak 37.5%, variabel personal hygiene sebanyak 86.36%, dan pemakaian APD sebanyak 91.3%. Faktor karakteristik petugas sampah dengan usia yang berisiko memiliki risiko 1.105 kali lebih besar, variabel kelompok lama jam kerja yang berisiko memiliki risiko 1.284 lebih besar, dan variabel masa tahun kerja yang berisiko memiliki risiko 1.221 kali lebih besar untuk mengalami gangguan kulit. Faktor perilaku personal hygiene petugas sampah yang buruk memiliki risiko 1.858 kali lebih besar untuk mengalami gangguan kulit. Faktor pemakaian APD pada petugas sampah yang tidak lengkap memiliki risiko 2.054 kali lebih besar untuk mengalami gangguan kulit. Hasil uji sensitivitas menunjukkan data pada variabel karakteristik usia, masa kerja, lama kerja, dan personal hygiene relatif stabil sedangkan pada variabel pemakaian APD datanya relatif tidak stabil. Faktor risiko tertinggi pada penelitian ini adalah variabel pemakaian APD sehingga untuk mencegah dan meminimalisir kejadian gangguan kulit pada petugas sampah dapat ditingkatkan upaya pemakaian APD dengan lengkap.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM 57 - 23 Alv f
Uncontrolled Keywords: APD, Gangguan kulit, Petugas sampah
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
Alvina Amanta Yudha, -NIM101811133216
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorR AZIZAH, --
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 18 Sep 2026 05:12
Last Modified: 18 Sep 2026 05:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147457
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item