Nur Isnaini Wulan Rahmadhani (2022) Hubungan Water, Sanitation, And Hygiene (Wash) Dengan Stunting Pada Balita 0-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Merakurak Kabupaten Tuban. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
S.FKP.55-22-HAL I.pdf Download (722kB) |
|
|
Text (BAB 1)
S.FKP.55-22-BAB 1.pdf Download (162kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
S.FKP.55-22-.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
"Pendahuluan: Stunting masih menjadi masalah gizi pada balita dalam beberapa tahun terakhir. Kabupaten Tuban menjadi salah satu dari 3 Kabupaten yang masih banyak masyarakat buang air besar sembarangan yaitu 5,18% yang mana hal ini menjadi salah satu indikator WASH terjadinya stunting pada balita. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan water, sanitation, and hygiene (WASH) dengan stunting pada balita 0-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Merakurak Kabupaten Tuban. Metode: Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel 56 ibu yang memiliki balita dan dipilih sesuai kriteria inklusi serta pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah stunting pada balita 0-59 bulan. Variabel independen adalah water, sanitation, and hygiene. Instrumen yang digunakan adalah kuisoner. Analisis pada penelitian ini yaitu deskriptif dan inferensial menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan pada variabel sumber air minum (p=0,39), dan kualitas fisik air minum (p=0,93) dengan stunting pada balita. Sedangkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepemilikan jamban (p=0,024) dan kebiasaan cuci tangan (p=0,048) dengan stunting pada balita. Diskusi: Penyediaan jamban tidak memenuhi syarat dan kebiasaan cuci tangan kurang baik merupakan tindakan yang erat kaitannya dengan penyakit infeksi, salah satunya diare. Jenis jamban sehat dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu kebiasaan cuci tangan pakai sabun terutama setelah buang air besar, setelah membuang tinja anak, sebelum memberi makan anak dan setelah makan akan memperpendek mata rantai penularan penyakit "
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S FKP 55/22 Nur h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Balita, Stunting, water, sanitation, hygiene | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services |
||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | ||||||
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 02:36 | ||||||
| Last Modified: | 21 Sep 2026 02:36 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147539 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


