BERNADETA HERNIK SETIYANDARI (2022) PROFIL PASIEN TETANUS DAN FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP LUARAN KLINIS DI RSUD DR. SOEDONO MADIUN TAHUN 2019-2020. Other thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011718076308_HALAMAN JUDUL.pdf Download (940kB) |
|
|
Text (BAB I)
011718076308_BAB I.pdf Download (38kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011718076308_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Insidensi tetanus mencapai 1.000.000 kasus per tahun dengan angka mortalitas bervariasi tergantung pada ketersediaan akses kesehatan setiap daerah. Menurunnya angka mortalitas tetanus di Indonesia berkaitan dengan semakin digalakkannya imunisasi beberapa tahun terakhir. Terdapat faktor lain yang terbukti mempengaruhi luaran klinis pasien tetanus. Tujuan: Mengetahui profil dan faktor yang mempengaruhi luaran klinis pasien tetanus di RSUD Dr. Soedono Madiun Metode : Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan meninjau rekam medis pasien tetanus tahun 2019-2020. Hasil: 112 pasien tetanus periode Januari 2019 hingga Desember 2020 diteliti. Jenis kelamin terbanyak laki-laki (81,3%). Usia bervariasi dari 19-81 tahun. Kelompok usia terbanyak (59,8%) pada 45-65 tahun. 2 pasien diketahui mendapatkan imunisasi lengkap, 21 pasien tidak lengkap, dan 89 pasien (79,5%) tidak diketahui status imunisasinya. Port d’entrée paling sering adalah luka pada ekstremitas inferior (64,3%) dengan onset terbanyak 1-7 hari (96,4%). Periode inkubasi terbanyak pada kelompok 8-14 hari sebanyak 76 sampel (67,9%) dengan rerata inkubasi sebesar 9,4±5,6 hari. Komorbid terbanyak adalah diabetes melitus pada 13 pasien (11,6%). Penelitian ini menunjukkan 97% (109) pasien memiliki derajat keparahan kelompok sedang dengan Phillips score 9-18. Luaran sampel yang meninggal mencapai 33,9%, sisanya 74 pasien membaik. Kesimpulan: Faktor yang dapat mempengaruhi luaran klinis antara lain jenis kelamin laki-laki, usia di atas 45 tahun, derajat penyakit sedang-berat, inkubasi singkat, periode onset singkat, dan status imunisasi tidak jelas. Letak port d’entree pada ekstremitas inferior dan komorbid memperberat kondisi pasien. Phillips score berat memiliki prognosis buruk pada luaran klinis.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.B 26 - 23 BER p | ||||
| Uncontrolled Keywords: | Tetanus, immunization, onset, clinical outcome | ||||
| Subjects: | R Medicine > RD Surgery > RD92-97.8 Emergency surgery. Wounds and injuries | ||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Bedah Umum | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 06:32 | ||||
| Last Modified: | 28 Sep 2026 06:32 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147987 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


