ROMAULI NAINGGOLAN (2021) EFISENSI BIAYA BANK BERDASARKAN MODAL INTI DI INDONESIA. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
041717037306_HALAMAN JUDUL.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB I)
041717037306_BAB I.pdf Download (596kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
041717037306_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Tujuan penelitian ini ada empat. Pertama untuk menganalisis efisiensi biaya pendekatan intermediasi bank (PIB). Kedua, menganalisis efisiensi biaya pendekatan kegiatan bank (PKB) di Indonesia. Ketiga, menganalisis pengaruh variabel size bank, NPL, CAR, kelompok bank modal inti, inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap efisiensi biaya bank di Indonesia dengan pendekatan intermediasi bank (PIB). Keempat, menganalisis pengaruh variabel size bank, NPL, CAR, kelompok bank modal inti, inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap efisiensi biaya bank di Indonesia dengan pendekatan kegiatan bank (PKB). Dalam penentuan variabel input dan output bank melalui pendekatan intermediasi bank dan pendekatan kegiatan bank. Penelitian ini menggunakan data panel pada 38 bank di Indonesia periode tahun 2012-2018. Metode analisis dengan Stochastic Frontier Analysis (SFA) menggunakan software FRONTIER 4.1. Hasil penelitian ini mengungkapkan empat hal. Pertama, estimasi efisiensi biaya 38 bank di Indonesia dengan Pendekatan Intermediasi Bank menunjukkan trend menurun. Hal ini terungkap dari hasil studi menunjukkan periode tahun 2012-2018 tingkat efisiensi biaya bank lebih tinggi pada tahun 2012 dibanding tahun lainnya. Kedua, Estimasi efisiensi biaya 38 bank di Indonesia dengan Pendekatan Intermediasi Bank menunjukkan trend meningkat. Hal ini terungkap dari hasil studi menunjukkan pada periode tahun 2012 – 2018 efisiensi biaya bank lebih tinggi pada tahun 2018 dibanding tahun lainnya. Ketiga, variabel size bank, resiko kredit (NPL), kecukupan modal (CAR) dan kelompok bank modal inti kecil berpengaruh terhadap efisiensi biaya bank di Indonesia dengan pendekatan intermediasi bank. Keempat, Variabel size bank, kecukupan modal (CAR), pengembalian aset (ROA), resiko kredit (NPL), pertumbuhan ekonomi dan kelompok bank modal inti kecil maupun besar berpengaruh signifikan terhadap efisiensi biaya bank di Indonesia dengan pendekatan kegiatan bank. Implikasi manajerial yang harus dipertimbangkan dan diperhatikan yaitu pemerintah mendukung sektor perbankan mencapai efisiensi bank dengan regulasi yang tepat dan keberpihakan pada pencapaian tersebut. Sektor perbankan di Indonesia perlu terus meningkatkan efisiensi biaya dengan cara memaksimalkan penggunaan teknologi dalam kegiatan operasional bank sehingga bisa mencapai tujuan perusahaan dengan maksimal.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 D.FEB 05 - 23 Rom e | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | cost efficiency, SFA, bank, Indonesia | |||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking | |||||||||
| Divisions: | 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Doktoral Ilmu Ekonomi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 03:25 | |||||||||
| Last Modified: | 28 Sep 2026 03:25 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147995 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


