Hari Basuki Notobroto, - and Chatarina Umbul Wahjuni, - (2000) Determinan Epidemiologik Anemia Pada Remaja Putri Pondok Pesantren Di Surabaya. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
Hari Basuki dan Chatarina Umbul.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Di Indonesia menurut hasil beberapa penelitian yang telah dilakukan, prevalensi anemia ternyata masih tinggi pada berbagai kelompok umur termasuk remaja putri, berkisar 25,9–40%. Hasil penelitian Bagian Gizi RSCM-FKUI (1994) terhadap beberapa SMU di Jakarta menunjukkan 40,0% remaja menderita anemia dan 40,0% juga menderita gizi kurang (H.S. Dillon dan Supandi, 1994). Melihat hasil dari berbagai penelitian tersebut di atas, ternyata masalah anemia khususnya anemia defisiensi gizi pada wanita dewasa yang tidak hamil termasuk remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian secara serius. Remaja, khususnya remaja putri adalah merupakan masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik, fisiologis dan psikososial. Di samping itu remaja putri juga adalah merupakan salah satu kelompok penduduk yang termasuk kelompok Wanita Usia Subur (WUS) maupun kelompok sedang tumbuh, masih termasuk ke dalam kelompok yang sedang mengikuti pendidikan. Di sisi lain remaja putri merupakan kelompok yang pada saatnya akan memasuki masa pernikahan dan pada gilirannya nanti akan hamil dan mempunyai anak, sehingga dari segi gizi sangat mutlak diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Sebagian dari remaja putri ada yang tinggal di Pondok Pesantren dan mereka juga merupakan kelompok yang memiliki risiko terjadi anemia. Bila secara umum penelitian mengenai anemia pada remaja putri sudah cukup banyak dilakukan, maka penelitian anemia pada remaja putri di Pondok Pesantren belum atau sangat jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui determinan apa saja yang berpengaruh terhadap terjadinya anemia pada remaja putri pondok pesantren di Surabaya. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan disain cross sectional. Tempat penelitian di 2 Pondok Pesantren putri di Surabaya yang dipilih secara acak sederhana. Jumlah responden dalam penelitian ini 64 orang. Variabel yang diteliti adalah karakteristik responden meliputi umur, pendidikan, sosial ekonomi, menstruasi, status gizi, kecacingan, perubahan menahun, penyakit infeksi, dan kejadian umum. Pengumpulan data dengan wawancara untuk mendapatkan data mengenai umur, pendidikan, sosial ekonomi, menstruasi, perubahan menahun dan adanya penyakit infeksi menahun. Pemeriksaan klinis dilakukan untuk mengetahui adanya anemia, dan pemeriksaan laboratorium dilakukan untuk mengetahui anemia (pemeriksaan darah metode Sahli) dan adanya kecacingan dengan pemeriksaan feses. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi anemia cukup tinggi berdasarkan pemeriksaan darah (87,5%), demikian juga dengan status gizi responden berdasarkan indeks masa tubuh, 57,4% status gizi kurang. Prevalensi kecacingan pada penelitian ini 12,5% dengan jenis cacing terbanyak Ascaris lumbricoides. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan satu-satunya variabel yang berhubungan dengan terjadinya anemia adalah umur dengan koefisien korelasi positif yang menunjukkan dengan bertambahnya umur, bertambah pula risiko terjadi anemia. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, memberikan pendidikan kesehatan untuk mencegah kecacingan, gizi kurang dan anemia. Juga disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai determinan anemia pada remaja putri di pondok pesantren dengan meneliti variabel-variabel lain yang belum diteliti dalam penelitian ini.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pondok Pesantren, Epidemilogi | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA648.5-767 Epidemics. Epidemiology. Quarantine. Disinfection | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 08:36 | ||||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 08:36 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148600 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


