URINALISIS PADA PASIEN INFEKSI VIRUS DENGUE DI RSUD DR SOETOMO

Albertus Reiner Rahardjo, - (2022) URINALISIS PADA PASIEN INFEKSI VIRUS DENGUE DI RSUD DR SOETOMO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
011911133201 HALAMAN I.pdf

Download (459kB)
[img] Text (BAB I)
011911133201 BAB I.pdf

Download (35kB)
[img] Text (FULL TEXT)
011911133201.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Pendahuluan: Infeksi virus Dengue masih menjadi beban dan terus meningkatkan jumlah kasus di berbagai negara, terutama negara-negara di daerah tropis seperti Indonesia. Sebagai penyakit sistemik, dapat menyerang seluruh tubuh, termasuk ginjal dan saluran kemih. Infeksi virus dengue terbagi dari yang paling ringan sampai yang paling berat, yaitu demam dengue, demam berdarah dengue (DBD) grade I, grade II, grade III, dan grade IV. Komplikasi dari infeksi virus dengue adalah gagal ginjal akut, proteinuria, hematuria, dan glomerulonefritis. Komplikasi ginjal ini disebabkan oleh infeksi virus dengue dengan gejala yang berat, terutama pada Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Sindrom Syok Dengue. Komplikasi ginjal dapat dipantau dengan pemeriksaan urin atau urinalisis. Urinalisis meliputi pemeriksaan warna urin, kejernihan, bau, volume, berat jenis, pH, protein, glukosa, keton, nitrit, heme dan leukosit, sel epitel, gips, kristal, dan bakteri. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan hasil urinalisis pada pasien infeksi virus dengue berdasarkan derajat keparahan demam dengue, dan demam berdarah dengue grade I-IV, serta untuk menganalisis hubungan antara hasil urinalisis dengan derajat infeksi virus dengue. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasi cross-sectional dengan data sekunder dari rekam medis pasien infeksi virus dengue di RSUD Dr. Sampel penelitian ini adalah semua pasien infeksi virus dengue di RSUD Dr Soetomo yang telah dilakukan urinalisis selama rawat inap. Data yang diperoleh kemudian dicatat dan dianalisis. Analisis statistik korelasi bivariat dilakukan dengan koefisien kontingensi untuk data nominal dan koefisien Spearman's rho untuk data ordinal dan rasio. Hasil: Analisis korelasi menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara derajat infeksi virus dengue dengan warna urin, kejernihan urin, berat jenis urin, pH urin, kadar glukosa urin, kadar bilirubin urin, kadar leukosit urin. Sementara itu, terdapat hubungan positif yang sangat lemah dan signifikan antara derajat infeksi virus dengue dengan kadar protein dalam urin (r=0,171, p value <0,05) dan hubungan positif yang lemah dan signifikan antara derajat infeksi virus dengue dengan kadar darah/HB dalam urin (r=0,212, p value <0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan hasil urinalisis pasien infeksi virus dengue dengan derajat yang berbeda dan terdapat hubungan positif yang lemah, menunjukkan bahwa pada pasien infeksi virus dengue dengan derajat yang lebih berat, dapat ditemukan kadar protein dan darah dalam urin yang relatif sedikit lebih tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.D 241 - 23 Alb u
Uncontrolled Keywords: dengue virus infection, dengue hemorrhagic fever, urinalysis, proteinuria, hematuria
Subjects: R Medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC870-923 Diseases of the genitourinary system. Urology
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
Albertus Reiner Rahardjo, -NIM011911133201
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorPUSPA WARDHANI, -NIP197502252006042001
Thesis advisorDOMINICUS HUSADA, -NIP196708041996031006
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 07 Oct 2026 08:49
Last Modified: 07 Oct 2026 08:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148717
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item