Santi Martini, - (2022) Ekstrak Garlic Putih Lokal (Magetan) Fermentasi dan Madu Terhadap IFN-y dan Kolesterol Total Lansia di Masa Pandemi SARS Cov-2. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (404kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (49kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
131811133024.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Usia lansia rentan untuk mengalami penurunan daya tahan tubuh dan hiperkolesterolemia akibat penurunan fungsi tubuh. Hal tersebut menyebabkan lansia rentan terpapar penyakit terutama di era pandemi SARS Cov-2 saat ini. Garlic putih fermentasi dan madu memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan dapat mengatasi masalah hiperkolesterolemia serta menunjang daya tahan tubuh lansia. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak garlic putih lokal Magetan terhadap IFN-? dan kolesterol total lansia di masa pandemi SARS Cov-2. Metode: Desain penelitian adalah quasy experiment. Sampel penelitian adalah lansia penderita hiperkolesterolemia di Desa Batankrajan dan Desa Pagerjo sebanyak 30 orang. Lansia dibagi menjadi dua kelompok yaitu 15 orang lansia sebagai kelompok intervensi dan 15 orang lansia sebagai kelompok kontrol. Variabel independen penelitian ini adalah ekstrak garlic putih lokal (Magetan) fermentasi dan madu. Variabel dependen penelitian ini adalah kadar kolesterol total dan IFN-? pada lansia penderita hiperkolesterolemia. Instrumen penelitian adalah sampel darah, dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Independent T-test dan Mann-Whitney test Hasil: Hasil penelitian terhadap kadar kolesterol total menunjukkan p value = 0,000 dan terhadap IFN-? menunjukkan p value = 0,619 artinya terdapat perbedaan yang signifikan untuk kadar kolesterol total dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai IFN-? sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Ekstrak garlic putih lokal (Magetan) fermentasi dan madu mampu menurunkan kadar kolesterol lansia secara signifikan tetapi tidak terdapat peningkatan nilai IFN-? yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak garlic putih lokal (Magetan) fermentasi dan madu mampu menurunkan hiperkolesterolemia pada lansia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKP 113 - 23 Dev e | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Garlic Putih, Madu, IFN-?, Kolesterol, Lansia | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing > RT1-120 Nursing | ||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 02:04 | ||||||
| Last Modified: | 07 Oct 2026 02:04 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148744 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


