HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU DAN PEKERJAAN DENGAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PENJAHIT (Studi Kasus di Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan)

ALIFIA MERZA SAFARYNA, - (2022) HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU DAN PEKERJAAN DENGAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PENJAHIT (Studi Kasus di Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
cover.pdf

Download (278kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (64kB)
[img] Text (full text)
101811133063.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Penyakit akibat kerja yang paling sering terjadi di tempat kerja adalah musculoskeletal disorders. Gangguan muskuloskeletal atau musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan gangguan pada sistem muskuloskeletal yang ditandai dengan keluhan sakit ringan hingga berat baik permanen atau sementara. Salah satu pekerjaan sektor informal yang memiliki risiko kesehatan cukup tinggi adalah penjahit. Desain kerja dan postur tubuh dalam menjahit berisiko untuk menimbulkan musculoskeletal disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor individu dan pekerjaan dengan musculoskeletal disorders (MSDs) pada penjahit di Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan. Desain penelitian ini adalah cross-sectional dengan menggunakan data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penjahit di Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan. Sampel penelitian sebanyak 97 penjahit yang diambil dengan teknik simple random sampling. instrumen penelitian menggunakan kuisioner The Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Nordic Body Map Questionaire (NBM) yang diisi secara tanya jawab langsung atau wawancara. Analisis data dengan menghitung p-value untuk melihat ada tidaknya hubungan dan PR untuk mengetahui kekuatan hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi MSDs pada penjahit di Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan sebesar 43,3 % dengan bagian tubuh yang paling banyak dikeluhkan sangat sakit pada bahu kanan, pantat (buttock) dan pantat (buttom) sebesar 6,2%. Tidak ditemukan hubungan antara jenis kelamin, IMT, kebiasaan olahraga, perilaku merokok, postur tubuh dan jenis mesin yang digunakan. Sedangkan ditemukan hubungan antara usia (PR = 3,16), masa kerja (PR = 1,82) dan durasi kerja (PR = 1,85) dengan MSDs pada penjahit di Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan. Melakukan perancangan di tempat kerja dengan melakukan penyesuaian tinggi meja dan kursi, menggunakan bantalan duduk dan sandaran punggung di kursi, melakukan perbaikan postur tubuh saat bekerja, melakukan peregangan, bagi pekerja yang terpaksa bekerja lembur diimbangi dengan waktu istirahat yang cukup serta membiasakan pola hidup sehat dapat mengurangi kelelahan pada otot dan mengurangi risiko MSDs."

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM 88 - 23 Ali h
Uncontrolled Keywords: Keywords: MSDs, tailors, NBM
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
ALIFIA MERZA SAFARYNA, -NIM101811133063
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMUHAMMAD ATOILLAH ISFANDIARI, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 12 Oct 2026 07:23
Last Modified: 12 Oct 2026 07:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149074
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item