STRATEGI ADAPTASI WARUNG TRADISIONAL TERHADAP MARAKNYA WARUNG KOPI MODERN DI KABUPATEN GRESIK

Amirulmukminin, - (2022) STRATEGI ADAPTASI WARUNG TRADISIONAL TERHADAP MARAKNYA WARUNG KOPI MODERN DI KABUPATEN GRESIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (184kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (109kB)
[img] Text (FULL TEXT)
071511433089.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"ABSTRAK Kehadiran warung kopi modern merupakan daya saing warung kopi tradisional dengan gaya hidup modern menyebabkan kalangan muda teralihkan lebih memilih menikmati kopi modern. Peneliti melakukan penelitian ini untuk menggambarkan strategi adaptasi yang dilakukan pemilik warung tradisional untuk mengikuti era modern di Gresik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis menganai fenomena keberadaan warung kopi Lajiem di Gresik dari dulu hingga sekarang yang masih bertahan di tengah tengah banyaknya warung kopi modern bermunculan dan mengetahui strategi apa yang di lakukan oleh warung kopi Mbah Lajiem di Kabupaten Gresik untuk tetap bertahan. Keberadaan warung kopi tradisional yang mengalami tantangan yang begitu signifikan di tengah-tengah harus modern yang semakin berkembang, salah satu yang bias kita lihat adalah adanya Coffe Shop yang menawarkan tempat dan bahkan rasa Kopi yang semakin beragam di kabupaten Gresik, warung kopi tradisional yang mengalami degradasi mau tidak mau harus mampu beradaptasi agar mampu memberi nilai jual lebih demi keberlangsungan keberadaan warung kopi tradisonal. Dari penyampaian di atas saya sebagai penelitian mencoba menganalisa dan muncul pertanyaan penelitian yaitu “Bagaimana Strategi yang di lakukan untuk Adaptasi Warung Kopi Tradisional Terhadap Maraknya Coffe Shop Modern di Kabupaten Gresik ?” Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan perspektif kritis. Penelitian ini dilakukan di Gresik tepatnya di Jalan Kramat Langon No.50, RT.2/RW.7, Sumberrejo, Sidokumpul, Kec. Gresik, Kabupaten Gresik, JawaTimur. Informan dalam penelitian ini adalah orang-orang yang bermain, memahami, dan mengetahui tentang praktik resistensi Warung kopi Mbah Lajiem di Kabupaten Gresik. Peneliti menggunakan tipe penelitian kualitatif (deskriptif) agar memperoleh data dalam bentuk narasi, cerita detail, ungkapan, dan bahasa asli hasil konstruksi para informan, tanpa adanya evaluasi dan interpretasi dari peneliti. Beberapa proses pengumpulan data mencakup observasi lapangan, wawancara mendalam dan studi kepustakaan. Sedangkan untuk metode analisis data dilakukan setelah penelitian dilapangan selesai yaitu dengan teknik analisis data dalam penelitian menggunakan langkah pengolahan data yang dilakukan dalam bentuk pemilihan, pengeditan, pemusatan atau penyederhanaan, pengabstrakan dan transformasi data kasar yang muncul dari proses lapangan yang kemudian semua data di sesuaikan dengan tema atau topik serta kebutuhan fokus penelitian yang dibuat. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan, rasa kopi warung tradisional yang khas berbeda dengan warung kopi lain, harga jauh lebih murah dibandinkan warung kopi modern sebagai strategi menarik pelanggan, Berdasarkan hasil temuan data di lapangan, jika memandang strategi adaptasi warung kopi lajiem terhadap warung kopi modren di Gresik. Terdapat motif-motif yang melatar belakangi warung kopi lajiem melakukan strategi adaptasi di tengah-tengah kehadiran warung kopi modern di kalangan masyarakat Gresik. Warung kopi modern tidak semata-mata dipahami sebagai bentuk dari reproduksi budaya dalam industri alisasi budaya, akan tetapi dinamika warung kopi lajiem memahami warung kopi modern dalam bentuk konsep penyajian maupun menu menu yang di hadirkan dapat memberikan dampak terhadap ruang praktik warung kopi lajiem. Mengkaji dalam pembahasan penelitian terkait Warung Kopi tradisional Lajiem penulis mencoba mengangkat 2 teori yang memiliki keterkaitan dengan yang di teliti, yaitu Teori Mekanisme Survival dan Teori Fenomenologi. Berangkat dari dasar Teori mekanisme survival yang disampaikan oleh James C.Scoot dalam kajian studi peneliti mengangkat pembahasan terkait stategi adaptasi warung Kopi Lajiem terhadap coffee shop moderen di Kabupaten Gresik, peneliti ingin melihat bahwasannya terjadi pengambilan tindakan dengan adanya strategi-strategi yang dilakukan oleh warung Kopi Lajiem untuk mempertahankan keberadaanya dari keberaadaan coffee shop modern dalam bentuk konsep-konsep warung kopi modern. Mekanisme Survival merupakan kemampuan untuk bertahan hidup ataupun bertahan hingga dapat keluar dari keadaan tertentu yang menyulitkan bagi kelompok-kelompok yang tertekan. Peneliti berusaha untuk menerapkan teori Mekanisme Survival kedalam kajian studi ini yang berkaitan temuan data yang ada dilapangan terdapat beberapa strategi yang dilakukan oleh warung kopi lajiem untuk tetap bisa bertahan, yaitu: (1)Mengembankan invasi terhadap warung kopi lajiem dan dan tetap memperthanakan kulitas rasa kopi dan harganya dalam aktiftas penjulannya. (2)Melakukan renovasi atau pindah tempat yang lebih luas lagi melihat warung kopi lajiem yang sudah di kenal dan kemudian karena tempat yang lama sudah semakin semkain sempit. (3)Menambahkan menu menubaru yang sebelumnya tidak ada di warung kopi lajiem baik dari sisi snack maupun, rasa kopinya. (4)Tetap konsisten dengan kopi yang sudah di kenal di kalangan pelanggan-pelanggannya baik kopi kasarnya atau kopi halusnya. Kedua, Teori Fenomenologi menjelaskan bagaimana fenomenologi dapat diterapkan untuk mengembangkan wawasan ke dalam dunia sosial dimana dititik beratkan pada cara pemahaman terhadap kesadaran orang lain, namun tetap berada dalam kesadaran diri sendiri. Prespektif yang digunakan oleh Schutz sebagai orang pertama yang menjelaskan terkait fenomenologi yaitu dengan penerapan konsep intersubyektif, yaitu kehidupan dunia atau dunia kehidupan sehari-hari (the life world) yang mencakup 6 point dasar yaitu : wide awakeness, reality, interaksi dalam keseharian masyarakat, pengalaman pribadi, komunikasi dan tindakan serta perilaku sosial dalam dunia intersubyektif dan sudut pandang terkait waktu dalam kehidupan bermasyarakat. Atas dasar pemahaman ini warung kopi lajiem melakukan strategi- strategi untuk mempertahankan diri sebagai warung kopi tradisonal di tengah-tengah arus gelombang budaya populer. Warung kopi lajiem melakukan beberapa strategi untuk beradaptasi dengan kehadiran warung kopi modren, antara lain: (1)Warung lajiem melakukan peningkatan pelayanan baik dari sisi menu maupun tempat yang baru demi kenyaman pelanggan. (2)Warung kopi lajiem melakukan inovasi dan melakukan penemuan dengan cita rasa kopi yang baru atau menu lain yang di sajikan dalam warung kopi lajiem. (3)Di sisi lain warung kopi lajiem juga memsarkan prodak kopi yang sudah di kenal oleh masyarakat melaui media massa. (4)Mempertahan kopi yang sudah di kenal di kalangan masyarakat Gresik. Jika dikaitkan dengan fenomenologi bahwasannya setiap perilaku maupun tindakan yang diambil manusia dipengaruhi oleh motif. Dalam fenomenologi Schutz (1976) terdapat 2 motif yakni; Because Motif dan In Order To.Warung kopi lajiem melakukan strategi adaptasi seperti yang telah dijabarkan di atas jika dilihat menggunakan Because Motif, karena warung kopi tradisonal sebagai identitas masyrakat gresik yang sudah sejak lama tumbuh dan berkembang bersamaan dengan kebudayaan di Indonesia lainnya dan di sini warung kopi tradisional tidak ingin hilang ditelan zaman karena kehadiran warung kopi modern dalam bentuk penyajian dan tempat yang dikemas dalam hal-hal baru. Sedang kanapa bila dilihat menggunakan In Order To, warung kopi lajiem melakukan strategi untuk beradaptasi dengan kehadiran warung kopi modern dalam memberikan tempat yang baru dengan menambahkan menu menu yang baru tanpa meninggalkan karakter kopi lajiem. Simpulan penelitian ini adalah terkait dengan Tingginya antusias terhadap konsumsi kopi banyak memberikan inspirasi dan makna tinggi pada dilingkungan masyarakat lokal. kebutuhan kopi di masyarakat ini direspon oleh pengusaha untuk menyediakan gerai kopi secara berkesinambungan dengan bukti adanya banyak usaha kopi dari berbagai brand dan layanan usaha kopi di Gresik. Perbedaan yang mencolokan tara warung kopi dengan gerai kopi modern atau coffee shop menitik beratkan pada penyediaan tempat, sehingga coffee shop tidak hanya memberikan pelayanan penjualan kopi namun juga dengan tempat yang lebih modern dengan tata ruang baik interior maupun eksterior yang professional dan aesthetic. disisi lain lokasi strategis merupakan salah satu point utama untuk menunjang usaha karena harus mempertimbangkan perkembangan lokasi hingga beberapa tahun kedepan serta seberapa banyak orang yang berlalulalang di jalan atau di lingkungan tersebut serta seberapa banyak orang yang telah membuka usaha serupa dilokasi yang dekat dengan pemilihan lokasi usaha. Eksistensi warung kopi tradisional yang dapat bertahan hingga sekarang dipengaruhi oleh point penting yaitu kedatangan konsumen. Beberapa faktor yang mempengaruhi kedatangan konsumen kewarung kopi tradisional seperti, harga yang terjangkau, tujuan untuk berkumpul berinteraksi atau sekedar menghabiskan waktu malam yang panjang, serta cita rasa yang khas. Selain itu warung kopi tradisional memiliki peluang yang tinggi terkait penentuan target pasar meraka (masyarakat lokal, dari berbagai kalangan, modal usaha minim karena peralatan pembuatan kopi yang sederhana, menu atau item yang disajikan tidak perlu banyak dan ribet. "

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FISIP.S 38 - 23 Ami s
Uncontrolled Keywords: Key words : Adaptation Strategy, Existence, Traditional Coffee Shop.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM
Amirulmukminin, -NIM071511433089
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorKARNAJI, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 13 Oct 2026 04:00
Last Modified: 13 Oct 2026 04:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149107
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item