HAWARI MUHAMAD ASHIDIQIE, - (2022) PROSEDUR PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI UNTUK RADIOGRAFER DALAM MENANGANI PASIEN COVID-19 DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT ISLAM AHMAD YANI SURABAYA (STUDI KASUS). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
COVER.pdf Download (142kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (38kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
151810383004.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
"Berdasarkan data per 14 Juli 2021, ada 270 tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19 di Kota Surabaya. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan upaya untuk menciptakan keselamatan dan kesehatan kerja bagi nakes seperti radiografer di Rumah Sakit. Alat pelindung diri menjadi alternatif tindakan pencegahan bagi tenaga kesehatan dalam melindungi diri dari resiko penularan COVID-19 selama berinteraksi dengan pasien. Penggunaan Alat Pelindung Diri secara tepat dan benar sangat membantu keberhasilan pencegahan infeksi COVID- 19 dan keselamatan radiografer, sebaliknya penggunaan APD yang tidak tepat tidak saja berisiko terjadinya infeksi pada pasien namun juga berisiko terhadap keselamatan petugas sendiri. Penyusunan laporan kegiatan menggunakan data primer yang didapatkan melalui observasi, pengamatan dan partisipasi secara langsung tentang bagaimana prosedur penggunaan APD yang dilakukan radiografer pada saat melakukan pemeriksaan pada pasien yang terindikasi COVID – 19 di Instalasi Radiologi RSI A. Yani Surabaya. Hasil dari laporan ini menunjukan bahwa prosedur pemakaian APD radiografer RSI A. Yani sudah sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan oleh kemekes yaitu dengan melepaskan seluruh perhiasaan atau aksesoris, menggunakan sarung tangan medis, mengecek hazmat lalu memakainya, menggunakan cover shoes di luar sepatu dinas, menggunakan sepatu boots, memakai masker N95, memasang haircap, menggunakan masker bedah di luar masker N95, menggunakan apron disposable di luar hazmat, menggunakan face shield memakai sarung tangan medis kedua. Beberapa Radiografer tidak membersihkan tubuh/ mandi dimana sebaiknya tidak ditinggalkan karena demi keselematan radiografer sendiri agar tidak terpapar virus COVID."
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FV.TRP 14 - 23 Haw p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Personal protective equipment (PPE), Use of Personal Protective Equipment,COVID-19 | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy | ||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D4 Teknologi Radiologi Pencitraan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 06:24 | ||||||
| Last Modified: | 14 Oct 2026 06:24 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149164 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


