Melya Azizah, - (2023) Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Klien Waham Kebesaran Dengan Diagnosa Medis Undifferentiated Schizophrenia. Karya Akhir Profesi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
MELYA AZIZAH.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Waham atau delusi merupakan keyakinan yang salah, tidak realistis, tidak logis, dipertahankan secara kuat dan menetap yang ditandai dengan pengungkapan isi waham, isi pikir tidak sesuai realitas, dan isi pembicaraan sul it dimengerti. Waham yang muncul sering berkaitan dengan harga diri rendah, traumatik masa lalu atau kebutuhan yang tidak terpenuhi. Berdasarkan data rekam medis Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya selama periode Januari - Maret tahun 2022 terdapat sebanyak 25% klien mengalami Waham. Metode: Desain studi kasus tunggal dengan Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder serta intervensi tambahan Expressive Writing Therapy selama 6 hari di ruang Flam boyan Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya dengan durasi 15-30 menit. Hasil dan pembahasan: Sebelum Jiberikan inU::rvcnsi, klien menolak untuk orientasi realila, menolak berinteraksi dan selalu berprasangka curiga terhadap orang lain. Sctelah diberikan intervensi, klien mampu melakukan orientasi realita waktu, tempat dan orang meskipun waham klien masih menetap dan klien belum mampu mengidentifikasi kebutuhan yang tidak terpenuhi. Sebelum diberikan terapi menulis, klien merasa sulit mengungkapkan perasaannya. Setelah diherikan terapi menulis, klien mengungkapkan bahwa perasaannya sedikit lega. Kesimpulan: Waham kebesaran klien disebabkan oleh sindrom pasca trauma, ekonomi rendah, harga diri rendah kronik, dan kurangnya kontrol internal dan eksternal atas pemikiran klien sehingga ditegakkan diagnosis Waham Kebesaran (0.0105) pada kategori Psikologis dan subkategori Integritas Ego sesuai dengan Standar Diagnosis Keperawatan Lndonesia. Intervensi keperawatan utama manajemen waham, orientasi realita dan intervensi pendukung pencegahan waham dilakukan sesuai Standar Intervensi Keperawatan Indonesia dengan intervensi tambahan latihao kontrol pikir mclalui media tulisan (Expressive Writing Therapy). Evaluasi hasil yaitu status orientasi, kontrol pikir, dan orientasi kognitif membaik sesuai dengan k:riteria Standar Luaran Keperawatan Indonesia. lntervensi berupa manajemen waham, orientasi real ita dan pencegahan waham serta intervensi tambahan Expressive Writing Therapy terbukti efektif dilakukan untuk kl ien dengan wah am kebesaran.
| Item Type: | Thesis (Karya Akhir Profesi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Expressive Writing Therapy, Waham Kebesaran, Delusi | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy | ||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > Profesi Ners (Keperawatan) | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||||
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 04:38 | ||||||
| Last Modified: | 15 Oct 2026 04:38 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149225 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


