Identitas Biracial Jepang Dalam Film Hafu: The Mixed-Race Experience In Japan

Alvi Aniqo Nuri Salsabila (2021) Identitas Biracial Jepang Dalam Film Hafu: The Mixed-Race Experience In Japan. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (COVER)
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
2. DAFTAR ISI.pdf

Download (161kB)
[img] Text (ABSTRAK)
3. ABSTRAK.pdf

Download (136kB)
[img] Text (BAB 1)
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (369kB)
[img] Text (BAB 2)
5. BAB II LANDASAN TEORI.pdf
Restricted to Registered users only until 10 August 2024.

Download (461kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
6. BAB III ANALISIS DATA.pdf
Restricted to Registered users only until 10 August 2024.

Download (954kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
7. BAB IV SIMPULAN DAN SARAN.pdf
Restricted to Registered users only until 10 August 2024.

Download (381kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (205kB)
[img] Text (KESEDIAAN PUBLIKASI)
KKB KK-2 FS.J.26-21-kesediaan publikasi alvi aniqo - alvi aniqo.pdf
Restricted to Registered users only

Download (468kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Hafu merupakan istilah Jepang yang digunakan untuk menyebut individu biracial yang salah satu orang tuanya merupakan orang Jepang. Istilah tersebut merupakan hasil serapan dari kata half dalam bahasa Inggris yang berarti ‘setengah’. Penelitian ini menggunakan film dokumenter berjudul Hafu: The Mixed-Race Experience in Japan sebagai objek. Dalam film tersebut, terdapat lima orang narasumber hafu yang menarasikan pengalaman mereka menjadi seorang biracial Jepang sedari kecil hingga saat film tersebut dibuat. Pengalaman mereka itulah yang kemudian memiliki peran penting dalam perkembangan serta persepsi diri mereka terhadap identitas rasialnya, sehingga membuat peneliti tertarik untuk menganalisis proses prekembangan dan persepsi identitas biracial yang dialami oleh masing-masing narasumber. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dan dua landasan teori utama, yaitu model perkembangan identitas biracial Poston serta model persepsi identitas hafu Oikawa & Yoshida. Model perkembangan identitas biracial Poston terdiri atas lima tahapan, yaitu: (1) Personal Identity (Identitas Personal), (2) Choice of Categorization in Group (Pemilihan Kategorisasi Kelompok), (3) Immersion/ Denial (Imersi/ Penyangkalan), (4) Appreciation (Apresiasi), dan (5) Integration (Integrasi). Sementara itu, Oikawa & Yoshida membagi model persepsi identitas hafu nya ke dalam tiga kategori, yaitu: Unique Me (Diriku Unik), Model Biethnic (Biethnic Panutan), dan Just Let Me be Japanese (Biarkan Aku Menjadi Orang Jepang). Melalui penelitian ini, didapatkan hasil bahwa hanya dua dari total lima orang narasumber dalam film Hafu yang dapat melalui seluruh tahapan dalam model perkembangan identitas biracial Poston, sedangkan tiga orang narasumber lainnya belum bisa melalui seluruh tahap yang ada di dalam model perkembangan identitas Poston. Selain itu, didapatkan pula hasil analisis yang menunjukkan bahwa sebanyak empat dari lima orang narasumber dalam film Hafu memiliki persepsi ‘Unique Me’ terhadap identitasnya sebagai hafu, sedangkan seorang narasumber lainnya termasuk ke dalam kategori persepsi ‘Just Let Me be Japanese’.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS J 26-21 Sal i
Uncontrolled Keywords: Hafu, Biracial, Perkembangan Identitas Rasial, Persepsi Diri
Subjects: P Language and Literature
P Language and Literature > PN Literature (General) > PN1-6790 Literature (General)
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Jepang
Creators:
CreatorsNIM
Alvi Aniqo Nuri SalsabilaNIM121711333061
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorPutri Elsy, -NIDN0310027001
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 09 Aug 2021 13:36
Last Modified: 09 Aug 2021 13:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/109221
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item