Nafisa Inas Zahra (2021) Analisis Pelanggaran Maksim Prinsip Kerja Sama Oleh Anak-Anak Pada Reality Show: Hajimete No Otsukai. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (COVER)
1. COVER.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
2. DAFTAR ISI.pdf Download (504kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. ABSTRAK.pdf Download (165kB) |
|
|
Text (BAB 1)
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (476kB) |
|
|
Text (BAB 2)
5. BAB II LANDASAN TEORI.pdf Restricted to Registered users only until 10 August 2024. Download (516kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
6. BAB III ANALISIS DATA.pdf Restricted to Registered users only until 10 August 2024. Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
7. BAB IV SIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only until 10 August 2024. Download (284kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (410kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
9. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only until 10 August 2024. Download (355kB) | Request a copy |
|
|
Text (EMBARGO)
embargo Nafisa Inas signed - Nafisa Inas.pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) | Request a copy |
Abstract
Prinsip kerja sama mengatur peserta tutur untuk saling bekerja sama, mengatur tindakan dan penggunaan bahasa guna mewujudkan komunikasi yang mudah dipahami oleh lawan tuturnya. Jika peserta pertuturan tidak mematuhi aturan-aturan yang ada pada maksim prinsip kerja sama, maka penutur telah melakukan pelanggaran pada prinsip kerja sama. Pelanggaran tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Oleh karena itu, dalam peneltian ini, penulis menganalisis bentuk pelanggaran yang dilakukan anak-anak dan aspek apa saja yang melatarbelakangi pelanggaran maksim prinsip kerja sama yang dilakukan anak-anak pada reality show Hajimete no Otsukai tahun 2018 dan 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian menggunakan teori prinsip kerja sama Grice (1975) untuk mengklasifikasikan pelanggaran prinsip kerja sama. Teori situasi tutur dan tindak tutur digunakan untuk mengetahui latar belakang dilakukannya pelanggaran maksim prinsip kerja sama. Hasil dari penelitian, ditemukan dalam reality show Hajimete no Otsukai tahun 2018 dan 2019 sebanyak 34 tuturan melanggar maksim-maksim prinsip kerja sama dengan maksim pelaksanaan yang paling banyak dilanggar oleh anak usia dua sampai lima tahun. Selain itu menurut situasi tutur, pelanggaran maksim pada prinsip kerja sama banyak yang dilatar belakangi dari aspek penutur dan lawan tutur di mana usia menjadi salah satu alasan terbesar dilakukannya pelanggaran prinsip kerja sama. Hal ini disebabkan karena mereka masih berada di tahap untuk menyempurnakan morfologi atau bentuk kata.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 FS J 30-21 Zah a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Anak-anak, Hajimete No Otsukai, Pelanggaran Maksim, Prinsip Kerja Sama, Situasi Tutur. | ||||||
| Subjects: | P Language and Literature P Language and Literature > PN Literature (General) > PN1-6790 Literature (General) |
||||||
| Divisions: | 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Jepang | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2021 02:12 | ||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2021 02:12 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/109229 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


