Budaya Organisasi “Akhlak” Dalam Perspektif Schein Pada Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur

Aldilla Adam Kurniawan, - (2022) Budaya Organisasi “Akhlak” Dalam Perspektif Schein Pada Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
071711733060_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (355kB)
[img] Text (BAB I)
071711733060_BAB I.pdf

Download (220kB)
[img] Text (FULLTEXT)
071711733060_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perusahaan Umum (Perum) BULOG, memiliki tujuan utama untuk menjadi perusahaan pangan yang unggul dan terpercaya dalam mendukung terwujudnya kedaulatan pangan. Tujuan utama tersebut dapat diperoleh dengan menerapkan budaya organisasi yang tepat bagi para karyawan dan seluruh sumber daya manusia yang ada di dalam perusahaan. Budaya organisasi sendiri merupakan asumsi dasar di perusahaan yang terus menerus berkembang dan akan tetap dipelajari sebagai bentuk untuk bertahan hidup, berkembang, dan menyelesaikan segala masalah. Perum BULOG sendiri menggunakan AKHLAK sebagai budaya organisasi yang dijalankan. AKHLAK merupakan sebuah bentuk budaya organisasi yang ditetapkan oleh Kementerian BUMN bagi seluruh perusahaan BUMN, yang salah satunya juga adalah Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur. AKHLAK merupakan akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode etnografi, yang mana peneliti juga menjadi salah satu bagian di dalam Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur. Teori budaya organisasi dari Edgar H. Schein (Schein & Schein, 2017) dalam bukunya Organizational Culture and Leadership (5th Edition) digunakan peneliti dalam menganalisis penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, dalam pelaksanaan budaya organisasi di Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur memiliki dampak yang signifikan, salah satunya terkait efektivitas kinerja. Efektivitas adalah kemampuan organisasi dan seluruh manusia di dalamnya untuk bertahan, beradaptasi, dan berkembang dari segala fungsi yang dimiliki. Acuan efektivitas kinerja yang digunakan oleh peneliti adalah 1) Kepercayaan dan komunikasi yang terbuka; 2) Kefleksibilitasan; 3) Keterikatan; dan 4) Tingkat kreativitas karyawan. Karyawan menjadi lebih efektif dalam pekerjaan dengan adanya budaya organisasi, karena pembelajarannya dilakukan secara terus menerus. Efektivitas tersebut seperti nilai Sistem Manajemen Kinerja yang cukup tinggi dari karyawan karena pekerjaan dilakukan secara intensif bahkan sampai dengan lembur agar pekerjaan tidak menumpuk. Selain itu, perlakuan perusahaan terhadap karyawan sangat baik dan menjadikan karyawan nyaman dalam bekerja; seperti jam masuk-pulang yang fleksibel, istirahat yang memadai, dan tunjangan yang lebih dari cukup. Terlebih, sistem pekerjaan dari perusahaan yang bersifat kolaboratif bagi pihak internal maupun eksternal juga menjadikan pekerjaan dari karyawan menjadi lebih efektif lagi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK KKB S. FISIP. A. 25-22 Ald b
Uncontrolled Keywords: Perum BULOG, budaya organisasi, efektivitas kinerja, karyawan
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD58.7-58.95 Organizational behavior, change and effectiveness. Corporate culture
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsNIM
Aldilla Adam Kurniawan, -NIM071711733060
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorRUSTINSYAH, -NIDN0005125804
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 05 Aug 2026 01:49
Last Modified: 05 Aug 2026 01:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144401
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item